CIREBON – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menambah kuota penerimaan peserta didik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua. Kebijakan ini dilakukan untuk memaksimalkan daya tampung sekolah sekaligus memperluas kesempatan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah negeri.
Penambahan kuota tersebut juga dirasakan sejumlah sekolah di Kota Cirebon, terutama melalui jalur domisili dan Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM).
Salah satunya SMA Negeri 3 Cirebon yang memperoleh tambahan kuota sebanyak 63 siswa. Rinciannya, 19 siswa melalui jalur KETM dan 44 siswa melalui jalur domisili.
Ketua SPMB SMA Negeri 3 Cirebon, Asep, mengatakan tambahan kuota tersebut mulai diberlakukan setelah adanya instruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
“Pak Gubernur berharap dengan adanya penambahan ini, daya serap sekolah yang ada bisa lebih maksimal lagi,” ujar Asep, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, total kuota pada tahap kedua mencapai 92 siswa, termasuk tambahan kuota baru sebanyak 63 siswa.
Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah siswa dalam satu rombongan belajar juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya rata-rata satu kelas berisi 36 siswa, kini dapat bertambah menjadi sekitar 42 siswa.
“Di SMA Negeri 3 Cirebon ada kurang lebih 11 kelas, sehingga kami perlu menambah fasilitas seperti meja dan kursi sekitar enam unit per kelas,” jelasnya.
Penambahan kuota juga diterima SMA Negeri 6 Cirebon. Sekolah tersebut mendapatkan tambahan 41 siswa, terdiri dari 29 siswa jalur domisili dan 12 siswa jalur KETM.
Kepala SMA Negeri 6 Cirebon, Lina Herlina, menyebutkan kuota awal sekolah sebanyak 462 siswa sebenarnya sudah terpenuhi pada tahap pemetaan calon murid baru (PCMB).
“Kuota awal 462 siswa sudah penuh saat PCMB, tetapi setelah ada keputusan penambahan kuota dari Disdik Provinsi Jawa Barat, kami membuka kembali tahap kedua,” ungkap Lina.
Menurutnya, pihak sekolah telah menyelesaikan proses administrasi tahap pertama dan melaporkan seluruh hasil penerimaan sebelumnya.
“Kami sudah menyelesaikan administrasi tahap pertama. Untuk kuota tambahan ini masih berjalan dan kemungkinan masih bisa berubah sesuai kebijakan,” pungkasnya.
Penambahan kuota SPMB ini diharapkan mampu memberikan peluang lebih besar bagi calon peserta didik di Kota Cirebon untuk mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri.***(SAKTI)











