Berita

Pernah Berinovasi di Cirebon, Arif Budiman Kini Jadi Jenderal Bintang Satu

861
×

Pernah Berinovasi di Cirebon, Arif Budiman Kini Jadi Jenderal Bintang Satu

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Nama Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H. bukan sosok asing bagi masyarakat Cirebon. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu pernah memimpin Polresta Cirebon dan meninggalkan sejumlah terobosan pelayanan publik yang hingga kini masih dikenang.

Kini, Arif Budiman resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu setelah dipercaya mengemban jabatan strategis di tubuh Polri. Kenaikan pangkat tersebut menjadi buah dari perjalanan panjang kariernya yang diwarnai prestasi, inovasi, serta keberhasilan mengungkap berbagai kasus besar.

Karier Arif Budiman mulai mendapat perhatian publik saat menjabat sebagai Kapolres Sragen pada 2017 dan kemudian dipercaya sebagai Kapolres Jepara pada 2018. Di Jepara, ia berhasil membawa perubahan besar dalam tata kelola pelayanan kepolisian.

Di bawah kepemimpinannya, Polres Jepara meraih berbagai penghargaan, mulai dari predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB, penghargaan pelayanan publik kategori sangat baik, hingga apresiasi atas inovasi pelayanan masyarakat.

Namun, kiprah Arif Budiman semakin dekat dengan masyarakat Cirebon saat ia dipercaya menjabat sebagai Kapolresta Cirebon pada 2021.

Selama memimpin Polresta Cirebon, berbagai inovasi lahir, salah satunya program Green Service dalam pelayanan penerbitan SIM dan SKCK. Program ini menjadi terobosan unik karena masyarakat dapat memanfaatkan tabungan sampah plastik di bank sampah untuk membantu pembayaran biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Melalui Green Service, warga yang mengumpulkan sampah plastik kemudian menabungnya di bank sampah. Ketika saldo mencukupi, biaya pembuatan SIM atau SKCK dapat dibayarkan melalui program tersebut.

Masyarakat pengguna layanan ini juga mendapatkan fasilitas prioritas, mulai dari tempat duduk khusus hingga proses pelayanan yang lebih cepat.

Program tersebut bahkan mendapat respons positif dari masyarakat.

Tak hanya menghadirkan inovasi pelayanan, masa kepemimpinan Arif Budiman di Polresta Cirebon juga mencatat sederet prestasi. Pada 2023, Polresta Cirebon berhasil meraih puluhan penghargaan, baik dari internal Polri maupun lembaga eksternal.

Di antaranya penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas keberhasilan pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Arif Budiman juga menerima pin emas dan perak dari Kapolri atas kinerjanya.

Selain itu, Polresta Cirebon juga memperoleh penghargaan dari sejumlah lembaga seperti Ombudsman RI, BP2MI, Markplus Institute, hingga Lemkapi.

Sosok Arif Budiman pun dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Selama bertugas di Cirebon, ia dinilai mampu memadukan ketegasan dalam penegakan hukum dengan pendekatan pelayanan publik.

Setelah meninggalkan Cirebon, perjalanan karier Arif Budiman terus menanjak. Ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah pada 2024–2025.

Dalam posisi tersebut, ia berhasil mengungkap sejumlah kasus besar, termasuk perkara perlindungan konsumen Minyakita serta membongkar pabrik pupuk palsu dengan kapasitas produksi mencapai ratusan ton per bulan.

Kariernya semakin bersinar ketika ditarik ke Mabes Polri sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri pada 2025.

Bersama jajaran Dirtipideksus Bareskrim Polri, Arif Budiman terlibat dalam pengungkapan berbagai kasus kejahatan ekonomi besar, mulai dari tindak pidana ballpres dengan nilai omzet triliunan rupiah, pencucian uang hasil pertambangan emas ilegal, hingga penyelundupan telepon genggam ilegal.

Ia juga turut menangani kasus dugaan fraud fintech peer-to-peer lending syariah yang disebut merugikan ribuan nasabah dengan nilai kerugian mencapai triliunan rupiah.

Lahir di Semarang pada 21 November 1977, Brigjen Pol Arif Budiman merupakan perwira yang dikenal memiliki semangat belajar tinggi. Ia menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Brawijaya dan merupakan lulusan SESPIMTI 2024.

Berbagai tanda kehormatan juga telah diterimanya, termasuk Satyalancana Pengabdian 24 Tahun sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi panjang dalam institusi Polri.

Kini, Arif Budiman memasuki babak baru sebagai jenderal bintang satu. Bagi masyarakat Cirebon, namanya tetap memiliki catatan tersendiri sebagai sosok pemimpin yang pernah membawa inovasi dan perubahan saat memimpin Polresta Cirebon.***