Berita

Tekan Kecanduan Gawai, Bunda Literasi Kota Cirebon Ajak Anak Gemar Membaca

815
×

Tekan Kecanduan Gawai, Bunda Literasi Kota Cirebon Ajak Anak Gemar Membaca

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Bunda literasi tak henti mensosialisasikan dan menggiatkan anak-anak akan pentingnya membaca.

Scroll Untuk Lanjut Baca
Scroll Untuk Lanjut Baca

Bunda Literasi Kota Cirebon, Noviyanti Edo mengatakan, kunjungan ke SMP Negeri 1 Kota Cirebon sendiri dalam rangka bulan bahasa sekaligus mensosialisasikan akan pentingnya membaca bagi anak-anak.

“Tadi anak-anak sangat baik, dan aktif, jadi tidak hanya terpaku pada buku saja, ada beberapa inovasi dan prestasi yang ditorehkan siswa-siswa SMP Negeri 1 Kota Cirebon,” katanya, Senin (19/10/2026).

Dirinya berpesan kepada para siswa dan siswi untuk membiasakan diri untuk membaca buku.

“Kita anggaplah membaca itu sebagai sebuah kewajiban, membaca adalah gerbangnya dunia, tapi untuk disini anak-anaknya sudah membiasakan diri membaca, terbukti disetiap kelasnya ada pojok membaca,” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh orang tua untuk mendidik anaknya sejak dini, terutama pada usia emas antara 4-6 tahun.

“Jika sudah diajarkan sejak dini, anak-anak akan terbiasa untuk membaca buku, dan itu sudah banyak contohnya dan sudah ada hasilnya, ini juga bisa mengurangi kecanduan terhadap handphone,” paparnya.

Sementara itu, salah satu siswi Terra Earth Ayu Wandari mengaku sudah dibiasakan membaca sejak umur 6 tahun, dan selalu didukung keluarganya.

“Aku memang mau jadi saintis, aku memang ada satu tokoh yang dikagumi dia itu selalu mengemban ilmunya setinggi-tingginya walaupun diterpa oleh bencana alam dan lainnya dia tetap terus maju,” jelasnya.

Tak hanya membaca saja, ia juga membuat beberapa novel pendek sejak umurnya menginjak 6 tahun.

“Kebetulan dari kecil itu sudah dikasih pensil untuk menulis dan lainnya, saya jatuh cinta kepada buku karena bahasa-bahasa puitis mengetuk hati saya,” tuturnya.

Dirinya mengaku senang dengan adanya bunda literasi datang ke sekolahnya, dikarenakan sangat jarang sekolah sekarang peduli terhadap literasi.

“Saya berpesan kita harus selalu membaca, buku itu penting, dan jangan meninggalkan kata membaca, setiap hari saya bisa membaca 5 sampai 7 jam untuk menamatkan satu buku,” jelasnya.***(Sakti)