CIREBON – Upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam memahami politik dan persoalan kebijakan publik terus dilakukan di Kota Cirebon. Salah satunya melalui kolaborasi Forum OSIS Kota Cirebon bersama InterAksi dalam kegiatan Generasi Politik 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal politik secara lebih dekat, sekaligus mendorong mereka agar berani menyampaikan aspirasi, mengkritisi berbagai persoalan di masyarakat, serta ikut menawarkan gagasan dan solusi.
Ketua Umum Forum OSIS Kota Cirebon, Muhammad Kahfi Yudhistira, mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada pelajar untuk memahami politik secara objektif.
“Melalui kolaborasi Forum OSIS Kota Cirebon bersama InterAksi dalam Generasi Politik 2026, kami ingin menghadirkan ruang seluas-luasnya bagi pelajar Kota Cirebon untuk mengenal politik secara lebih dekat dan objektif,” kata Kahfi, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kehidupan bermasyarakat tidak cukup hanya dengan menyampaikan suara. Generasi muda juga perlu memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar dan mampu menyikapinya secara bijak.
“Bagi kami, pelajar tidak hanya memiliki hak untuk menyampaikan suara, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memahami persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mengkritisinya dengan bijak, serta turut menghadirkan gagasan dan solusi,” ujarnya.
Kahfi menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam mendorong perubahan. Menurut dia, perubahan tidak selalu harus dimulai dari mereka yang berada di lingkaran kekuasaan.
“Karena kami percaya, perubahan tidak selalu dimulai dari mereka yang memiliki kekuasaan, tetapi dari generasi muda yang mau memahami, peduli, dan berani mengambil peran,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Advisor InterAksi, Hafidz Erlangga. Ia berharap kolaborasi dengan Forum OSIS Kota Cirebon dapat membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk aktif mempelajari politik.
Hafidz mengatakan, pemahaman politik penting bagi generasi muda agar mereka tidak bersikap apatis atau menjauh dari persoalan yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Harapannya dengan adanya kolaborasi InterAksi dengan Forum OSIS Kota Cirebon dapat membuka ruang anak muda agar semakin aktif serta peduli untuk belajar seputar politik dan tidak anti terhadap politik,” kata Hafidz.
Menurutnya, forum Generasi Politik juga dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk belajar menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik sekaligus memahami berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat dan bangsa.
“Melalui forum Generasi Politik kami harapkan agar teman-teman pelajar Cirebon dapat belajar bersama untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan baik dan agar kita semua paham dan sadar masalah dan kondisi bangsa yang sedang kita hadapi saat ini,” ujarnya.
Dukungan terhadap ruang dialog bagi generasi muda juga disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I.
Ia mengapresiasi langkah InterAksi dan Forum OSIS Kota Cirebon yang memberikan kesempatan kepada anak muda untuk berdiskusi serta memahami politik dan kebijakan publik secara lebih dekat.
“Apresiasi kepada InterAksi serta Forum OSIS Kota Cirebon yang telah membuka ruang bagi anak muda untuk berdiskusi dan memahami politik secara lebih dekat,” kata Siti Farida.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam membahas politik dan kebijakan publik menjadi bagian penting dalam melihat berbagai persoalan yang ada di Kota Cirebon.
Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan perspektif dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan perspektif serta masukan dari generasi muda,” pungkasnya.
Melalui Generasi Politik 2026, pelajar Kota Cirebon tidak hanya ditempatkan sebagai peserta dalam ruang diskusi, tetapi juga didorong untuk memahami persoalan publik, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masa depan daerah maupun bangsa.***











