Cirebon

Gerindra Kota Cirebon Gelar Dikpol Kader, Siapkan Strategi Hadapi Hoaks dan Kawal Program Prabowo

887
×

Gerindra Kota Cirebon Gelar Dikpol Kader, Siapkan Strategi Hadapi Hoaks dan Kawal Program Prabowo

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Maraknya informasi bohong atau hoaks yang beredar di tengah masyarakat menjadi salah satu perhatian DPC Partai Gerindra Kota Cirebon. Untuk mengantisipasi dampak disinformasi, partai berlambang kepala Garuda itu memperkuat pemahaman politik kader melalui pendidikan politik sekaligus konsolidasi internal organisasi.

Kegiatan yang digelar Sabtu (7/11/2026) tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyegarkan kepengurusan, memperkuat soliditas kader, serta meningkatkan kemampuan pengurus dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Baca
Scroll Untuk Lanjut Baca

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, H. Eman Sulaeman, mengatakan pendidikan politik (dikpol) menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya kader. 

Terlebih, di tengah derasnya arus informasi digital, kader dituntut mampu membedakan informasi yang benar dengan kabar bohong yang berpotensi menyesatkan publik.

Menurut Eman, kader partai tidak cukup hanya memahami persoalan politik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan menyampaikan informasi berdasarkan fakta.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan pendidikan politik kepada kader agar memiliki pemahaman yang baik dan mampu meng-counter berbagai informasi hoaks atau disinformasi yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan pendidikan politik tersebut sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban DPC Gerindra Kota Cirebon dalam menggunakan bantuan keuangan partai politik yang bersumber dari pemerintah.

Sesuai ketentuan, alokasi bantuan keuangan partai politik dibagi menjadi 40 persen untuk kebutuhan kesekretariatan dan 60 persen untuk kegiatan pendidikan politik.

Eman berharap, melalui pembekalan tersebut, kader Gerindra di Kota Cirebon semakin siap menghadapi berbagai dinamika politik sekaligus berperan aktif memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

Selain penguatan kapasitas kader, forum tersebut juga menjadi ruang untuk membahas sejumlah isu nasional, terutama program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang belakangan menjadi sorotan publik menyusul berbagai persoalan dalam pelaksanaannya.

Eman menyampaikan, Gerindra Kota Cirebon mendukung keberlanjutan program tersebut karena dinilai memiliki tujuan untuk menjangkau kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi bawah.

Meski demikian, ia tidak menampik bahwa pelaksanaan MBG masih membutuhkan sejumlah evaluasi dan pembenahan. Menurutnya, persoalan yang muncul harus menjadi bahan perbaikan, bukan semata-mata alasan untuk mengabaikan tujuan program.

“Program ini tidak bisa dirasakan hasilnya secara instan. Tentu ada pembenahan-pembenahan, karena kita tahu mungkin ada masalah dalam pelaksanaannya. Tetapi sekarang sedang diperbaiki agar ke depan menjadi lebih baik,” katanya.

Ia menilai program strategis nasional seperti MBG perlu dilihat dalam perspektif jangka panjang, terutama berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan generasi mendatang.

Eman juga menyinggung pengalaman Jepang yang menurutnya dapat menjadi gambaran bagaimana pembangunan sumber daya manusia membutuhkan proses berkelanjutan untuk mendukung kemajuan sebuah negara.

Lebih jauh, Eman menegaskan bahwa penguatan organisasi dan konsolidasi kader menjadi bagian dari upaya DPC Gerindra Kota Cirebon dalam mengawal berbagai program pemerintahan Prabowo.

Ia menyebut sektor pendidikan, pertanian, hingga penguatan kemandirian nasional sebagai sejumlah bidang yang perlu mendapat perhatian dalam pembangunan.

Menurutnya, kader Gerindra harus mampu menerjemahkan arah kebijakan partai ke dalam kerja nyata di tengah masyarakat, dengan begitu, keberadaan partai tidak hanya terlihat dalam kegiatan organisasi, tetapi juga melalui kontribusi terhadap persoalan dan kebutuhan warga.

Eman juga mengungkapkan harapannya agar kepemimpinan Prabowo Subianto dapat berlanjut ke periode kedua. Namun, ia menilai harapan tersebut harus disertai pembuktian melalui pelaksanaan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semua harus punya mimpi. Dari mimpi itu kita buktikan. Melalui kader, kami juga memberikan semangat agar bersama-sama mengawal beliau untuk bisa menjadi presiden dua periode,” ungkapnya.

Ia berharap berbagai program pemerintah dapat terus dievaluasi dan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Saya masih optimistis beliau melakukan ini untuk rakyat. Harapan saya, program-program ini bisa terus berlanjut pada dua periode ke depan, karena menurut saya lima tahun saja belum cukup,” pungkasnya.

Melalui pendidikan politik, penyegaran kepengurusan, dan konsolidasi internal, DPC Gerindra Kota Cirebon berupaya memperkuat peran kader dalam menghadapi persoalan informasi publik sekaligus mengawal pelaksanaan program-program pemerintah di tingkat masyarakat.***