CIREBON – Sebanyak delapan perjalanan kereta api memutar akibat adanya kecelakaan antara Kereta Api Turangga dan Commuterline Bandung Raya di Petak Jalan Haurpugur – Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023).
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, jalur rel antara Haurpugur – Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut.
“Dampaknya kereta api yang berada di Daop 3 Cirebon harus melakukan perjalanan memutar melalui lintas utara,” katanya, Jumat (5/1/2024).
Berikut daftar perjalanan kereta api yang memutar melintasi lintas utara:
Stasiun Cirebon
- PLB 92BK (KA Lodaya) lintas Ckp-Cn-Ppk-Kya
- PLB 6BK (KA Argo Wilis) lintas Ckp-Cn-Ppk-Kya
- PLB 182BK (KA Baturraden Ekspress) lintas Ckp-Cn-Ppk-Pwt
- PLB 91BK (KALodaya) lintas Kya-Ppk-Cn-Ckp
Stasiun Cirebon Prujakan
- PLB 250BK1 (KA Serayu) lintas Pwt-Ppk-Cnp-Ckp
- PLB 249BK2 (KA Serayu) lintas Ckp-Cnp-Ppk-Pwt
- PLB 240BK (KA Pasundan) lintas Ckp-Cnp-Ppk-Kya
- PLB 259BK (KA Kutojaya Selatan) lintas Kya-Ppk-Cnp-Ckp
Zainul menuturkan, KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang mengalami musibah tersebut.
“Upaya selanjutnya dari KAI melakukan upaya evakuasi 2 rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan,” tuturnya.
Ia memaparkan, bagi perjalanan kereta api yang akan melintas di wilayah Haurpugur – Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.
“KAI bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang berupaya untuk mengetahui penyebab dari kecelakaan tersebut,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, Kereta Api Turangga bertabrakan dengan Commuterline Bandung Raya di Petak Jalan Haurpugur – Cicalengka sekitar pukul 06.03.*(Sakti)











