CIREBON – Forum Panjunan Bersatu (FPB) dan forum RW melakukan aksi demonstrasi di depan Pintu Pelabuhan Cirebon, Senin (24/2/2025).
Ketua Forum RW Panjunan Zaki Mubarak mengatakan, aksi ini dilakukan menuntut CSR yang terbuka dan juga izin lingkungan.
“Aksi ini dilakukan dalam upaya audiensi dengan perusahaan terkait karena kita sudah surati tapi perusahaan tidak menanggapi,” katanya, Senin (24/2/2025).
Dirinya menilai jumlah CSR yang diberikan tidak sesuai dengan dampak lingkungan yang diakibatkan.
“Sejak perusahaan kembali beroperasi pada 2016, warga awalnya menerima bantuan berupa 5 kg beras, 1 kg gula, 1 kg minyak, mi instan, susu, dan teh. Namun, bantuan tersebut terus menurun, bahkan kini hanya tersisa beras 3 kg, gula seperempat kilogram, dan minyak satu liter,” lanjutnya.
Ia juga menyoroti keberadaan izin lingkungan perusahaan yang menurut mereka, telah beroperasi selama enam tahun tanpa menunjukkan izin lingkungan yang sah.
“Untuk perusahaan yang lain sendiri sudah memiliki izin yang lengkap dan juga berkontribusi CSR secara rutin,” paparnya
Apabila pertemuan dengan perusahaan tidak menemukan solusi, warga berencana menggelar aksi yang lebih besar. Bahkan, dalam bulan Ramadan sekalipun, mereka siap melakukan aksi bisu sebagai bentuk protes.
“Jika nanti pertemuan jam 16.00 WIB tidak membuahkan hasil, kami akan turun lagi dengan massa lebih banyak. Kami ingin kejelasan soal CSR dan izin lingkungan yang selama ini tidak transparan,” tutupnya.***(Sakti)











