BeritaCirebon

Geber Mas Dimulai Serentak, Kemenag Kabupaten Cirebon Targetkan 249 Masjid

819
×

Geber Mas Dimulai Serentak, Kemenag Kabupaten Cirebon Targetkan 249 Masjid

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi memulai Program Nasional Bersih-bersih Masjid atau Geber Mas secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (10/8/2026).

Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag untuk mendorong terciptanya rumah ibadah yang bersih, sehat, nyaman, dan asri. Kebersihan masjid dinilai tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan jamaah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk.

Di Kabupaten Cirebon, pelaksanaan perdana Program Geber Mas dipusatkan di Masjid Al-Hidayah, Desa Gegunung, Kecamatan Sumber.

Program ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kemenag Kabupaten Cirebon telah menyiapkan gerakan bersih-bersih tersebut untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon, Slamet, mengatakan pihaknya menargetkan 249 masjid untuk menjadi sasaran pelaksanaan Program Geber Mas.

Menurutnya, kebersihan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Masjid yang bersih dan nyaman akan memberikan suasana yang lebih baik bagi masyarakat ketika menjalankan ibadah maupun mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.

“Upaya untuk menuju kekhusyukan tersebut adalah bagaimana masjid kita bersih, musala kita bersih,” ujar Slamet.

Ia berharap gerakan tersebut tidak hanya dilakukan ketika ada program atau kegiatan tertentu. Sebaliknya, budaya menjaga kebersihan masjid diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin oleh pengurus masjid, jamaah, maupun masyarakat di lingkungan sekitar.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kebersihan rumah ibadah memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar menjaga lingkungan agar terlihat rapi.

Menurutnya, rumah ibadah merupakan tempat perjumpaan manusia dengan Tuhan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kesuciannya menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang ibadah yang nyaman sekaligus mendukung kekhusyukan umat.

“Rumah ibadah adalah meeting point hamba dengan Tuhan. Tempat perjumpaan antara Tuhan dengan hambanya,” ujar Nasaruddin.

Ia menjelaskan, dalam ajaran Islam terdapat konsep thaharah yang tidak hanya dimaknai sebagai kebersihan fisik. Thaharah juga berkaitan dengan kebersihan batin dan kesucian diri.

Dengan demikian, aktivitas membersihkan masjid tidak semata-mata dipandang sebagai pekerjaan fisik, seperti menyapu lantai, membersihkan tempat wudu, merapikan halaman, maupun memastikan lingkungan masjid terbebas dari sampah.

Lebih dari itu, kebersihan rumah ibadah menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan lingkungan yang mendukung umat untuk beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk.

Nasaruddin juga mengingatkan bahwa semangat menjaga kebersihan rumah ibadah seharusnya tidak hanya diterapkan di masjid dan musala.

Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan dapat menjadi semangat bersama yang diterapkan pada seluruh rumah ibadah lintas agama. Dengan demikian, budaya hidup bersih dapat tumbuh di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang keyakinan.

Gerakan serupa diharapkan dapat menyentuh berbagai rumah ibadah, mulai dari gereja, pura, vihara hingga klenteng.

Pesan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebersihan merupakan nilai universal yang dapat menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat.

Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon Slamet menambahkan, Program Geber Mas juga menjadi salah satu cara untuk mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan positif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

“Gerakan ini juga wujud semangat kemerdekaan untuk diisi dengan nilai-nilai kebaikan. Kita bangun bersama gerakan ini,” katanya.

Melalui Program Geber Mas, Kemenag Kabupaten Cirebon berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan rumah ibadah semakin meningkat.

Dari target 249 masjid, gerakan tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik lahirnya budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menjadikan masjid sebagai tempat ibadah yang semakin nyaman, sehat, bersih, dan asri bagi seluruh jamaah.

Program Geber Mas pun diharapkan tidak berhenti pada momentum peluncuran. Semangat bersih-bersih masjid diharapkan terus menjadi kebiasaan dan bagian dari aktivitas rutin masyarakat di Kabupaten Cirebon.***