BeritaCirebon

GPM Terakhir Ramadan di Kota Cirebon Diserbu Warga, 3,5 Ton Beras SPHP Ludes dalam Sekejab

621
×

GPM Terakhir Ramadan di Kota Cirebon Diserbu Warga, 3,5 Ton Beras SPHP Ludes dalam Sekejab

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Antusiasme warga memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Cirebon di Kelurahan Drajat. 

Dalam kegiatan yang menjadi GPM terakhir selama Ramadan tersebut, beras yang disediakan langsung ludes hanya dalam waktu singkat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan, kegiatan ini merupakan GPM terakhir yang digelar Pemkot selama Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Ini yang terakhir selama Ramadan. Setelah Lebaran kemungkinan masih ada kegiatan serupa di beberapa titik, tetapi tidak semuanya diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Cirebon,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, GPM digelar sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan pokok yang mulai terjadi di pasaran menjelang Lebaran. Beberapa komoditas seperti daging sapi, telur, hingga daging ayam diketahui mengalami kenaikan harga.

Ia mencontohkan, harga daging sapi di pasar saat ini sudah mencapai sekitar Rp160 ribu per kilogram. Melalui GPM, masyarakat bisa mendapatkan daging sapi dengan harga lebih murah, yakni sekitar Rp120 ribu per kilogram.

“Tujuan GPM ini untuk membantu masyarakat sekaligus menekan harga bahan pokok agar tidak terus melonjak di pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh menyebutkan, sejumlah komoditas paling diburu masyarakat dalam kegiatan tersebut adalah beras, minyak goreng, dan daging sapi.

Ia mengungkapkan, tingginya minat masyarakat terlihat dari cepatnya stok beras yang disediakan pemerintah habis terjual.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Beras SPHP yang kami sediakan sebanyak 3,5 ton langsung habis dibeli warga,” katanya.

Elmi berharap kegiatan GPM dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di pasar.

Meski permintaan meningkat menjelang Lebaran, ia memastikan ketersediaan stok pangan di Kota Cirebon masih dalam kondisi aman.

“Stok masih aman, jadi masyarakat tidak perlu panic buying,” tutupnya. ***(Sakti)