Scroll untuk baca artikel
BeritaCirebon

Kasus HIV/AIDS Meningkat, KPA Kota Cirebon Gencarkan Sosialisasi

162
×

Kasus HIV/AIDS Meningkat, KPA Kota Cirebon Gencarkan Sosialisasi

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Cirebon, Sri Maryati saat ditemui di RS Gunung Jati Cirebon, Jumat (1/12/2023). Foto: Dialog/Sakti

CIREBON – Pergaulan bebas pada era modern saat ini sangat mengkhawatirkan. Hal itu berdampak pada meningkatnya jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia.

Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Cirebon, Sri Maryati mengatakan jumlah kasus di Kota Cirebon meningkat sebanyak 50 persen dibandingkan tahun lalu.

“Memang permasalahan AIDS sendiri bagaikan membongkar gunung es, untuk kasus sendiri memang ada peningkatan sebesar 50 persen,” katanya, Jumat (1/12/2023).

Dirinya melanjutkan, pihaknya bertekad pada tahun 2030 mendatang tidak ada lagi orang yang terinfeksi baru HIV/AIDS.

“Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan HIV juga saat ini sudah mulai peduli,” lanjutnya.

Ia berharap masyarakat yang perilakunya berisiko dapat memeriksakan HIV. Hal ini dilakukan guna melakukan pencegahan lebih awal.

“Kita memeriksakan HIV itu di populasi umum dan populasi kunci, baik di kalangan remaja maupun kalangan pekerja,” tuturnya.

Siti Maryati mengungkapkan, paling banyak penderita HIV/AIDS sendiri pada rentan usia 24 sampai 60 tahun.

“Hal ini dikarenakan perilaku seks sangat beresiko, ada juga umur 16 tahun yang sudah mengidap penyakit HIV/AIDS ini,” ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk pemeriksaan sendiri dapat dilakukan di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

“Untuk pemeriksaan sendiri bisa di puskesmas dan hanya membutuhkan waktu 30 menit saja,” tutupnya.*(Sakti)

TiketFest