Kebakaran di Bukit Teletubbies Diduga Dipicu Ulah Pengunjung

kebakaran yang terjadi di sabana di wilayah Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (30/8/2023). (ANTARA/HO-Balai Besar TNBTS)

MALANG – Kebakaran lahan yang terjadi di Blok Savana Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) diduga dipicu oleh ulah sejumlah pengunjung.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani mengatakan, sejumlah pengunjung itu diduga menyalakan dan membuang suar di area tersebut.

“Ada enam orang yang diamankan oleh petugas Balai Besar TNBTS karena diduga menyalakan dan membuang suar di kawasan taman nasional,” kata Septi dilansir dari ANTARA, Kamis (7/9/2023).

Keenam orang tersebut, kata Septi, sedang menjalani pemeriksaan di Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo.

“Sementara yang diamankan enam orang, tapi kami masih belum bisa menyebutkan siapa tersangka. Nanti, kami menunggu penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Menurut dia, tim gabungan Balai Besar TNBTS masih berusaha mengatasi kebakaran yang terjadi di sabana kaldera Tengger.

“Kondisi saat ini masih belum padam, terutama di arah puncak yang sulit dijangkau,” katanya.

Balai Besar TNBTS memutuskan untuk menutup semua pintu masuk menuju Gunung Bromo menyusul kebakaran yang terjadi di Bukit Teletubbies sejak Rabu (6/9) pukul 22.00 WIB.

Gunung Bromo memiliki empat pintu masuk, antara lain pintu masuk di Desa Ngadisari di Kecamatan Sukapura dan Desa Wonokitri di Kecamatan Tosari di Probolinggo.

Selain itu, Gunung Bromo bisa dimasuki dari wilayah Kabupaten Lumajang serta daerah Jemplang, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Dalam sepekan terakhir, Balai Besar TNBTS telah beberapa kali menutup akses ke taman nasional akibat kebakaran hutan dan lahan, termasuk kebakaran yang terjadi di area Perum Perhutani yang berdekatan dengan TNBTS.

Kawasan Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Pada 2022 tercatat ada 310.418 wisatawan domestik dan 8.501 wisatawan mancanegara yang mengunjungi kawasan tersebut.*