CIREBON – Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon selama libur Lebaran tahun 2025 tetap melayani masyarakat yang membutuhkan secara optimal dan operasional pun berjalan, meski ada penutupan layanan rawat jalan. Hal tersebut diungkapkan Direktur RSD Gunung Jati Kota Cirebon, dr Katibi.
“Jadwal libur dimulai pada 28 Maret hingga 4 April 2025, kemudian masuk kembali pada 5 April, dan kembali libur pada 7 April 2025. Selama masa libur Lebaran RSD Gunung Jati Cirebon tetap membuka dua layanan utama, yaitu Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pelayanan rawat inap,” katanya.
Dijelaskan dr Katibi lebih lanjut, layanan di RSD Gunung Jati terdiri dari tiga bagian yakni IGD, rawat jalan, dan rawat inap. Namun, selama libur Lebaran 2025, hanya layanan IGD dan rawat inap yang tetap beroperasi.
“Untuk pelayanan di IGD, operasional tetap berjalan seperti biasa dengan kehadiran dokter umum, dokter spesialis yang siap konsul on-call, serta tenaga kesehatan lainnya yang relatif lengkap,” ungkapnya.
“Begitu juga dengan layanan rawat inap, yang tetap didukung oleh tenaga medis lengkap, termasuk perawat dan dokter spesialis yang melakukan kunjungan pasien,” imbuh dr Katibi.
Menurutnya, di RSD Gunung Jati, formasi atau konfigurasi tugas relatif tidak banyak berubah, kecuali untuk layanan rawat jalan yang mengikuti jadwal libur Lebaran.
“Saat ini, RSD Gunung Jati memiliki kapasitas 475 tempat tidur untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutupnya.***











