Scroll untuk baca artikel
Berita

Polda Lampung Tetapkan Komika AR sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama

207
×

Polda Lampung Tetapkan Komika AR sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah menetapkan komika AR (33) yang tampil pada kampanye calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan pada Kamis (7/12) sebagai tersangka dugaan penistaan agama.

“Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung telah menetapkan komika berinisial AR (33) sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, di Bandarlampung, yang dikutip dari ANTARA, Senin (11/12/23).

AR diduga melakukan penodaan agama melalui materi stand up comedy dalam acara “Desak Anies Baswedan” beberapa waktu lalu di Kota Bandarlampung, terkait nama Muhammad.

“Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan, polisi menghadirkan tujuh orang saksi dan lima orang ahli dan dinyatakan komika berinisial AR itu diduga telah melakukan penistaan agama,” kata Umi.

Tersangka AR saat ini ditahan di Mapolda Lampung untuk diproses lebih lanjut. Umi menyebutkan bahwa AR akan dijerat dengan Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama, subsider Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan.

Penyelidikan dimulai setelah AR menerima tawaran untuk mengisi stand up comedy pada acara “Desak Anies Baswedan” di Kafe Bento, Kecamatan Sukarame.

“AR yang saat itu dihubungi oleh Farhan ditawari honor sebesar Rp1 juta untuk penampilannya dalam acara itu,” kata dia.

Dalam acara “Desak Anies Baswedan” di Bandarlampung, AR sebagai stand-up comedy bertugas menghibur penonton sebelum kedatangan capres nomor urut 1 Anies Baswedan. Salah satu materi komika AR berisi kalimat yang diduga mengandung penistaan terhadap nama Muhammad.

Kutipan materi stand up comedy ini terekam dalam video YouTube acara “Desak Anies Baswedan” dengan durasi dua jam dua menit.*

TiketFest