BisnisCirebon

Sapa Warga Cirebon, Ini Pesan dari Cast Film “Perayaan Mati Rasa”

955
×

Sapa Warga Cirebon, Ini Pesan dari Cast Film “Perayaan Mati Rasa”

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Para Caster film “Perayaan Mati Rasa” menyapa langsung penggemarnya yang berada di Cirebon tepatnya di Grage City Mall Cirebon.

Para caster tersebut diantaranya Iqbal Ramadhan yang berperan sebagai Ian, Umay Shahab sebagai Uta, Randy Danistha sebagai Dika, Dul Jaelani sebagai Saka, dan Priscilla Jamail sebagai Dinda.

Caster sekaligus sutradara Umay Shahab mengatakan, pada film Perayaan Mati Rasa ini ia mencoba untuk membuat karya yang lebih baik dibandingkan sebelumnya dan juga lebih jujur.

“Saya merasa, saya sangat dibantu dengan teman-teman cast yang ada pada film ini dan semoga berbekas kepada masyarakat,” katanya, Rabu (29/1/2025).

Sementara itu, Iqbal Ramadhan mengatakan, pada film Perayaan Mati Rasa tersebut memberikan suatu tantangan yang baru sekaligus perubahan yang baru.

“Saya sangat mengapresiasi Umay dan Sinemaku Pictures dan seluruh tim yang terlibat, yang saya harap bisa membekas dihati masyarakat,” tuturnya.

Melalui film ini ia berpesan kehilangan orang tua itu sangat amat berat, dan belum tentu semua orang siap untuk menghadapinya.

“Film ini juga mempertanyakan arti dari sebuah mimpi apakah masih relevan untuk terus coba digapai tanpa orang-orang yang terkasih untuk merayakannya,” tuturnya.

Ditempat yang sama Priscilla Jamail berpesan, untuk laki-laki yang ingin menangis itu normal.

“Laki-laki mau menangis atau marah itu merupakan perasaan yang normal dalam kehidupan, di film ini juga diceritakan jika mempunyai support sistem yang baik outputnya akan baik, dan proses mati rasa juga merupakan bagian dari healing,” jelasnya.

Film Perayaan Mati Rasa sendiri memiliki sinopsis tentang Ian Antono yang selalu dibanding-bandingkan dengan adiknya, Uta Antono. 

Uta selalu memiliki kehidupan cemerlang sesuai keinginan kedua orangtuanya. Disisi lain, Ian berusaha mengejar mimpinya dalam berkarir didunia musik. 

Namun, Uta dan Ian kehilangan orangtua secara mendadak. Ia lalu berusaha untuk kuat dan mengubur semua perasaannya hingga mati rasa.***(Sakti)