CIREBON – Suasana hangat memenuhi ruang pertemuan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Senin (24/11/25), saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 OJK ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Perayaan ini berlangsung serentak secara nasional dengan mengangkat tema “Industri Keuangan Tangguh, Indonesia Maju.”
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi sosial dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
“HUT ke-14 ini adalah bentuk rasa syukur. Kami juga menggelar donor darah dan santunan bersama FKIJK Cirebon sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.
Industri Keuangan Cirebon Tetap Stabil
Dalam paparannya, Agus menyampaikan bahwa kondisi industri jasa keuangan di wilayah Cirebon dalam performa yang tetap terjaga. Penyaluran kredit menunjukkan tren meningkat secara year-on-year pada triwulan III 2025.
“Ini membuktikan fungsi intermediasi lembaga jasa keuangan masih berjalan baik dan dipercaya masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, sepanjang Januari hingga 20 November 2025, OJK Cirebon telah menerima lebih dari 1.680 pengaduan dan konsultasi. Lonjakan ini menunjukkan semakin banyak masyarakat memahami fungsi OJK sebagai tempat konsultasi resmi saat menghadapi persoalan keuangan.
Perkuat Sinergi dan Literasi ke Depan
Menghadapi tahun-tahun mendatang, OJK Cirebon menegaskan komitmennya menjalin kolaborasi lebih erat dengan Pemda, Bank Indonesia, lembaga pendidikan, komunitas, media, hingga pelaku usaha.
“Kami berharap keberadaan OJK semakin dipercaya. Kami juga terus mendorong industri jasa keuangan menjaga kepercayaan nasabah melalui tata kelola yang baik dan manajemen risiko yang optimal,” tambah Agus.
Pemkot Cirebon Apresiasi Sinergi
Asisten Daerah Administrasi Umum Pemkot Cirebon, Muhammad Arif Kurniawan, turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada OJK atas kolaborasi yang selama ini telah terjalin.
“Sinergi Pemda dan OJK akan terus kami rawat dan tingkatkan,” ujar Arif.
Arif juga menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat Cirebon, mengingat kota ini tumbuh sebagai pusat perdagangan dan jasa.
“OJK menjadi kunci dari sistem keuangan yang tangguh dan baik ke depan,” pungkasnya.***.











