CIREBON – Kasus HIV AIDS yang ada di Kota Cirebon hingga Desember 2024 ada 3.357 kasus.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon Sri Maryati mengatakan, 3.357 kasus tersebut terbagi dalam 2.400 kasus HIV dan 900 penderita AIDS.
“Kondisi ini merupakan kerja keras dari teman-teman di kesehatan, LSM, maupun kami, karena kami ingin menguak gunung es dari kasus HIV AIDS ini,” katanya, Rabu (4/12/2024).
Dirinya melanjutkan, setiap kasus yang ditemukan dan diperiksakan saat ini Kemenkes sudah melakukan pencatatan melalui aplikasi.
“Data tersebut mulai dari tahun 2006 sampai dengan 2024, untuk di 2024 sendiri sampai dengan Oktober ada 250 kasus HIV baru,” lanjutnya.
Ia menuturkan, pihaknya juga sudah menyediakan layanan kesehatan termasuk di Puskesmas dapat melayani HIV.
“Memang di puskesmas juga sudah bisa ya pasti aman kita lindungi datanya, pasien pindah juga bisa nanti kita kasih rujukan karena memang penderita ini tidak bisa dilepas,” tuturnya.
Sri Maryati mengungkapkan, penyebab utama kasus HIV AIDS sendiri adalah hubungan seksual baik sesama jenis maupun berlawan jenis.
“Untuk rentan usianya yaitu usia produktif 19 tahun sampai dengan 54 tahun, dan laki-laki yang paling banyak terinfeksi dibandingkan perempuan,” ungkapnya.***(Sakti)











