Cirebon

Temui Demonstran, Wali Kota Cirebon Tawarkan Jalur Dialog dan Peringatkan Bahaya Provokasi

1409
×

Temui Demonstran, Wali Kota Cirebon Tawarkan Jalur Dialog dan Peringatkan Bahaya Provokasi

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Istimewa
Foto: Dok. Istimewa

CIREBON – Wali Kota Cirebon Effendi Edo turun langsung menemui peserta aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Kota Cirebon, Sabtu (30/8/2025). Didampingi Sekretaris Daerah Agus Mulyadi dan Asisten Administrasi Umum M. Arif Kurniawan, Wali Kota mengajak masyarakat, terutama generasi muda, menyampaikan aspirasi secara tertib dan menghindari kekerasan.

“Saya memahami semangat teman-teman menyuarakan pendapat, tapi mari kita jaga kota ini bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tapi jangan sampai merusak. Ke depan mari tempuh jalur dialog atau audiensi. Tidak perlu aksi anarkis,” ujarnya di hadapan massa.

Effendi juga mengingatkan agar warga tidak mudah terprovokasi isu yang memicu tindakan destruktif. Pemerintah Kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap memfasilitasi ruang penyampaian pendapat secara konstruktif. “Kami terbuka. Saya sudah koordinasi dan sinergi dengan seluruh Forkopimda,” katanya.

Aksi yang berlangsung beberapa jam sempat menimbulkan ketegangan dan kerusakan pada fasilitas umum seperti Gedung DPRD, namun berhasil dikendalikan berkat langkah cepat TNI, Polri, dan Forkopimda Kota Cirebon.

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap yang hadir dalam pengamanan aksi menekankan pentingnya komunikasi dan menghindari konfrontasi. “Kalau memang ada aspirasi, mari kita duduk bersama. Jangan mudah terprovokasi,” ujarnya.

Ia memastikan situasi di wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya, termasuk Karawang, Subang, dan Purwakarta, tetap aman dan kondusif.

Sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas, Pemerintah Kota Cirebon menegaskan akan terus membuka ruang dialog, menghindari pendekatan represif, dan menjadikan unjuk rasa sebagai sarana demokrasi yang sehat, bukan ajang kerusuhan.***