BeritaCirebon

Selly Gantina Ultimatum Keras: “Potong Beasiswa PIP, Saya Penjarakan!

880
×

Selly Gantina Ultimatum Keras: “Potong Beasiswa PIP, Saya Penjarakan!

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Selly Andriany Gantina, mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya laporan pemotongan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah. 

Ia menegaskan bahwa penerima tidak boleh dibebani pungutan apa pun, terlebih dari beasiswa yang disalurkan melalui jalur aspirasinya.

“Tidak boleh ada pemotongan satu sen pun. Jika itu terjadi, saya akan penjarakan!” tegas Selly saat menyerahkan sertifikat PIP di Indramayu, Minggu (23/11/2025).

Di hadapan para orang tua dan pelajar, Selly meminta masyarakat aktif mengawasi proses pencairan beasiswa. Ia membuka ruang pelaporan bagi siapa pun yang menemukan praktik pemotongan, baik yang mengatasnamakan dirinya, timnya, pihak sekolah, maupun perbankan.

“Laporkan saja. Nomor aduan sudah tertera di sertifikat. Jangan takut,” ujarnya.

Mengutip instruksi Ketua DPR RI Puan Maharani, Selly menegaskan bahwa kejaksaan dan kepolisian dipersilakan turun tangan menindak tegas setiap oknum yang mencoba mengambil keuntungan dari dana pendidikan siswa.

“Apapun alasannya, tidak ada toleransi. Beasiswa ini harus diterima utuh agar benar-benar membantu kebutuhan anak-anak kita,” kata legislator dari Dapil Jabar VIII tersebut.

Selly berharap PIP Madrasah mampu meringankan biaya pendidikan siswa di Cirebon dan Indramayu, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar sekolah. Ia juga mengingatkan penerima beasiswa untuk segera menuntaskan kewajiban seperti membayar SPP, syar’i, dan iuran bulanan.

Adapun besaran beasiswa yang diterima siswa ialah MI dan MTs Rp 450 ribu, MA Rp750 rib dan MAK Rp1.800.000.

“Gunakan sebaik-baiknya untuk menunjang pendidikan anak-anak kita,” pungkasnya.***