BisnisCirebon

TJSL PLN PERMATA 2026 Bantu UMKM Karyamulya Cirebon Tumbuh Berkelanjutan

813
×

TJSL PLN PERMATA 2026 Bantu UMKM Karyamulya Cirebon Tumbuh Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Komitmen PT PLN (Persero) dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PERMATA Usaha Karyamulya (Penguatan Rentan dan Mandiri Tangguh Usaha) Tahun 2026.

Program yang digelar bersama mitra strategis Human Initiative ini resmi dimulai melalui kegiatan kick off di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, sebagai upaya memperkuat kapasitas usaha kelompok rentan dan pelaku UMKM agar lebih mandiri, tangguh, serta berkelanjutan.

Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

“Program ini sudah berjalan selama dua tahun di wilayah kerja kami. Karyamulya memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat, sehingga menjadi langkah penting dalam mendukung penguatan ekonomi warga,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIT JBT, Irfan Saputra, menjelaskan bahwa program PERMATA merupakan pengembangan dari program TJSL PLN yang sebelumnya lebih fokus pada bantuan modal dan peralatan.

“Di tahun 2026 ini, kami lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas usaha dan pemasaran. Program ini menyasar kelompok usaha kaum rentan melalui pelatihan, studi banding, serta pendampingan usaha agar mampu berkembang lebih besar,” jelas Irfan.

Menurutnya, Kelurahan Karyamulya dipilih karena merupakan wilayah Ring 1 PLN, yang memiliki keterkaitan langsung dengan aset strategis PLN seperti Gardu Induk Sunyaragi dan jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

“Dengan sinergi ini, kami berharap ekonomi masyarakat meningkat, sekaligus terbangun kesadaran masyarakat terhadap keamanan aset PLN di wilayah mereka,” tambahnya.

PLN menargetkan adanya peningkatan omzet kelompok usaha hingga 20–30 persen, sekaligus memperluas pangsa pasar UMKM dari yang sebelumnya hanya berfokus di tingkat lokal menjadi mampu menjangkau pasar yang lebih luas di luar Kecamatan Kesambi.

Lurah Karyamulya, Andre Ginanjar, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena mampu memfasilitasi dan memperkuat kelompok usaha bersama yang sudah berjalan. Harapannya, ke depan usaha masyarakat Karyamulya semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Human Initiative, Arif Rahman, berharap kolaborasi antara PLN, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat menciptakan dampak nyata bagi penguatan ekonomi lokal.

“Program ini menjadi langkah awal menuju usaha masyarakat yang lebih mandiri, maju, dan berkelanjutan. Kami berharap seluruh proses berjalan baik berkat dukungan semua stakeholder,” katanya.

Melalui program PERMATA 2026, PLN menunjukkan bahwa peran perusahaan tidak hanya sebatas penyedia energi, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok usaha rentan agar mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang lebih kompetitif.***