CIREBON – Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Bulog Kantor Cabang Cirebon, Imam Mahdi, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSU) di wilayah Cirebon mencapai sekitar 139 ribu ton.
“Stok tersebut masih akan terus bertambah karena saat ini kami masih melakukan penyerapan gabah dari para petani,” ujar Imam Mahdi, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, tambahan dari hasil penyerapan gabah petani itu diperkirakan mampu menjaga ketersediaan stok beras hingga 11 bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan pangan.
Selain beras, Bulog Cirebon juga memiliki sejumlah stok komoditas pangan lainnya. Di antaranya beras premium komersial sebanyak 9 ton, gula 2 ton, tepung terigu 17 ton, serta minyak goreng sekitar 176 ribu ton.
Imam menambahkan, jumlah stok tersebut juga berpotensi terus meningkat seiring rencana pelaksanaan program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat.
“Untuk Kota Cirebon, program bantuan pangan ini rencananya akan dilaksanakan pada 26 Maret 2026 dan akan diluncurkan langsung oleh Wali Kota Cirebon,” jelasnya.
Dengan kondisi stok yang melimpah, Imam berharap masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan bahan pangan.
Ia juga menyebutkan bahwa harga beras di pasaran masih relatif stabil. Meski terdapat sedikit kenaikan, harga tersebut masih berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kalau untuk beras masih stabil. Memang ada kenaikan sedikit, tapi masih di bawah HAP atau HET. Sementara untuk cabai merah dan cabai rawit sempat mengalami kenaikan karena pasokan, namun saat ini pasokannya sudah mulai tersedia,” pungkasnya.***(Sakti)











