Berita

GITA CITRA CITA 2026: 250 Seniman Bersatu Nyalakan Harapan Anak Pejuang Kanker

578
×

GITA CITRA CITA 2026: 250 Seniman Bersatu Nyalakan Harapan Anak Pejuang Kanker

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Kepedulian terhadap anak-anak pejuang kanker diwujudkan melalui pergelaran amal bertajuk GITA CITRA CITA yang akan digelar pada 20 Mei 2026 di Djakarta Theatre. 

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung dengan hasil donasi untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

Tak sekadar pertunjukan seni, GITA CITRA CITA menjadi gerakan solidaritas untuk mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam perjuangan anak-anak penderita kanker. Dukungan tersebut mencakup pendampingan, fasilitas rumah singgah, akses pengobatan berkelanjutan, hingga bantuan psikososial bagi keluarga.

Mengusung konsep seni sebagai bahasa universal kepedulian, pergelaran ini menghadirkan sekitar 250 penampil lintas generasi dan profesi. Mulai dari survivor kanker anak, musisi, paduan suara, tokoh masyarakat, hingga relawan kemanusiaan akan tampil dalam 10 babak musikal yang sarat pesan harapan, ketangguhan, dan semangat gotong royong.

Ketua YKAKI, Ira Soelistyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajakan terbuka bagi publik untuk berkontribusi nyata. Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan sembuh dan meraih masa depan yang lebih baik.

“GITA CITRA CITA bukan sekadar pertunjukan, tetapi gerakan untuk menguatkan anak-anak pejuang kanker agar tidak merasa sendiri,” ujarnya.

Di Indonesia, perjuangan melawan kanker anak masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses layanan hingga tekanan ekonomi keluarga. Banyak pasien harus datang dari luar daerah untuk menjalani pengobatan jangka panjang.

President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Martha Haliman, menilai kolaborasi sosial menjadi kunci menghadirkan dampak yang lebih luas. Ia mengajak masyarakat, komunitas, hingga dunia usaha untuk ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.

Sementara itu, pencipta karya kreatif GITA CITRA CITA, Poppy Hayono Isman, menyebut bahwa pertunjukan ini dirancang untuk menyentuh emosi sekaligus mendorong aksi nyata. Setiap lagu dan babak diharapkan menjadi jembatan empati antara panggung dan masyarakat.

Dari sisi produksi, Budi Widiastuti Suharto menjelaskan bahwa konsep artistik disusun sebagai perjalanan rasa yang mengangkat tema perjuangan, harapan, dan solidaritas.

Sejumlah tokoh yang turut terlibat dalam pergelaran ini antara lain Aru Wisaksono Sudoyo, Ario Djatmiko, Eddy Tobing, Hayono Isman, dan Marlinda Adam, bersama berbagai komunitas seni dan sosial.

Keunikan GITA CITRA CITA terletak pada perpaduan seni pertunjukan dengan pesan kemanusiaan. Setiap babak menggambarkan perjalanan emosional tentang perjuangan, persahabatan, empati, hingga optimisme.

Melalui pergelaran ini, masyarakat tidak hanya diajak menjadi penonton, tetapi juga bagian dari gerakan memberi harapan. 

Setiap tiket yang dibeli dan dukungan yang diberikan menjadi kontribusi nyata untuk membantu anak-anak pejuang kanker bertahan dan terus bermimpi.***