Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Bangun Penyiaran Sehat, KPID Jabar Gelar Workshop Peningkatan Profesionalitas SDM

115
×

Bangun Penyiaran Sehat, KPID Jabar Gelar Workshop Peningkatan Profesionalitas SDM

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., dalam acara Workshop Peningkatan Profesionalitas SDM Penyiaran untuk Lembaga Penyairan Komunitas di Desa Panembahan, Kecamatan Plred, Kabuoaten Cirebon, Kamis (11/7/2024).
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., dalam acara Workshop Peningkatan Profesionalitas SDM Penyiaran untuk Lembaga Penyairan Komunitas di Desa Panembahan, Kecamatan Plred, Kabuoaten Cirebon, Kamis (11/7/2024). Foto: Dialog/Deri

CIREBON– Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menggelar Workshop Peningkatan Profesionalitas SDM Penyiaran untuk Lembaga Penyiaran Komunitas, bertempat di Desa Panembahan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Kamis (11/7/2024).

Kegiatan workshop kali ini berfokus pada perizinan Lembaga Penyiaran Komunitas. Hal ini didasari karena banyaknya Lembaga Penyiaran Komunitas yang belum memiliki ijin dan juga dalam rangka menggaungkan penyiaran yang sehat. Salah satunya dengan mengurus perizinan siar ini.

Ketua Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si, menyampaikan dari total 54 peserta yang hadir sebanyak 50 persennya belum memiliki izin.

“Di Jawa Barat total anggota Jaringan Radio Komunitas (JRK) 25 anggota sudah berizin, 25 radio aktif dan 10 lainnya vakum dan sisanya belum memiliki izin,” ujar Adiyana.

Pemateri dalam Workshop Peningkatan Profesionalitas SDM Penyiaran untuk Lembaga Penyiaran Komunitas

Masalah perizinan ini menjadi sangat penting, terutama bagi radio komunitas. Banyak faktor yang mempengaruhi radio komunitas tidak mengurus perizinan.

“Masalah perizinan ini dikembalikan ke pusat, sehingga muncul masalah, apakah teman-teman radio komunitas mau melakukan komunikasi dengan pusat atau tidak. Selain itu apakah radio komunitas ini mau mengurus persyaratan yang harus diupload pada sistem,” katanya.

Maka dari itu, KPID Jawa Barat berharap dengan adanya workshop ini Lembaga Penyiaran Komunitas dapat memahami betul prosedur apa saja yang harus ditempuh untuk membuat perizinan.

“Kami di sini hadir untuk memfasilitasi kawan-kawan radio komunitas untuk mengurus perizinan. Pada workshop ini akan diajari betul bagaimana prosesnya dan tentunya kami berharap mereka dapat memahaminya,” tambah Adiyana.***

TiketFest