BeritaCirebon

Di Desa Dawuan Kabupaten Cirebon, Sampah Diolah Jadi Batako

1167
×

Di Desa Dawuan Kabupaten Cirebon, Sampah Diolah Jadi Batako

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Berkah Maju Bersama, Desa Dawuan Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon meluncurkan inovasi pemanfaatan limbah sampah rumah tangga menjadi batako. 

Pengolahan tersebut dilakukan secara mandiri oleh BumDes dengan pedampingan dari LPM Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon. 

Ekspos batako hasil dari pengolahan sampah di Bank Sampah BumDes Dawuan tersebut dihadiri langsung oleh Tokoh Masyarakat Cirebon, H. Imron M.Ag, Rabu (15/1/2025). 

Bank Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengurangi sampah di desa tersebut. 

“Bank Sampah 3R ini wadah mengajak masyarakat mengelola sampah dengan baik dan mengubahnya menjadi sumber daya, contohnya batako ini,” ucap H. Imron. 

Masyarakat, lanjutnya, dapat engumpulkan dan mengolah sampah organik dan non-organik. Bank sampah ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

“Bank Sampah 3R ini merupakan langkah strategis menuju Desa Dawuan yang lebih hijau dan bersih,” kata Imron

Dalam kesempatan yang sama, Pendamping BumDes Berkah Maju Jaya dalam program Bank Sampah, Johan, M.T mengatakan, dalam proses pengolahan menjadi batako, bahan yang diperlukan adalah plastik, dalam hal ini sampah plastik. Selain itu, diperlukan juga oli bekas. 

“Untuk memproduksi satu batako itu butuh sekira satu setengah kilo sampah plastik,” jelasnya. 

Untuk efisiensi, lanjut Johan, pembakaran menggunakan kayu. Tak hanya jadi batako, kata Johan, bisa juga jadi barang bermanfaat lainnya, seperti kursi, meja dan sejenisnya tergantung cetakan yang tersedia. 

“Kelebihan batako dari bahan plastik begini adalah anti lumut atau licin, dan apabila ada rongga di bagian bawah itu tidak merusak batako, melainkan untuk pemuaian. Sehingga, tidak mudah rusak,” ungkapnya. ***