Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

DLH Kota Cirebon : Urban Farming Solusi Pertanian Pada Lahan Perkotaan

148
×

DLH Kota Cirebon : Urban Farming Solusi Pertanian Pada Lahan Perkotaan

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon mulai ajak masyarakat untuk melakukan urban farming di pekarangan rumah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Yuni Darti mengatakan, masyarakat yang memiliki lahan yang tidak terpakai bisa dijadikan lahan pertanian.

“Kita sudah lakukan sosialisasi akan urban farming, urban farming sendiri bisa menggunakan media tanah, maupun hidroponik, bisa juga dari bebatuan,” katanya, Selasa (18/6/2024).

Dirinya melanjutkan, pihaknya juga melakukan pelatihan pembuatan pupuk kompos untuk masyarakat Kota Cirebon.

“Ini menjadi salah satu gerakan untuk memperbaiki kondisi iklim dengan memanfaatkan apa yang ada di lingkungan masyarakat,” lanjutnya.

Ia menuturkan, untuk pelatihan pupuk kompos sendiri menargetkan masyarakat yang sudah memiliki bank sampah.

“Ada sekitar 22 RW, hal ini dilakukan supaya untuk pemilahan sampah bisa lebih baik lagi untuk pupuk kompos,” tuturnya.

Melansir dari situs pertanian.go.id, urban Farming dapat dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari taman vertikal dan atap hijau hingga kebun komunal di tengah kota. 

Salah satu sistem urban farming yang umum adalah pertanian vertikal, dimana tanaman dapat ditanam secara bertingkat menggunakan struktur vertikal, seperti rak atau dinding vertikal.

Sistem urban farming menggabungkan teknologi modern dan pendekatan berkelanjutan untuk memaksimalkan hasil pertanian dalam ruang yang terbatas.

Urban farming memiliki perbedaan dengan pertanian yang dilakukan di pedesaan seperti biasanya, karena sistem penanaman ini mengintegrasikan antara sistem ekonomi dan ekologi perkotaan.***(Sakti)

TiketFest