Scroll untuk baca artikel
Berita

Ghisca Debora Akui Sudah Kembalikan Sebagian Uang Kepada Korban Penipuan Tiket Konser Coldplay

189
×

Ghisca Debora Akui Sudah Kembalikan Sebagian Uang Kepada Korban Penipuan Tiket Konser Coldplay

Sebarkan artikel ini
Ghisca Debora atau GDA (19) tersangka penipuan tiket konser Coldplay menjawab pertanyaan awak media saat dihadirkan pihak kepolisan di Mapolres Metro Jakarta Pusat Senin (20/11/2023). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

JAKARTA- Ghisca Debora Aritonang atau GDA (19), pelaku penipuan tiket konser Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Rabu (15/11), mengakui telah mengembalikan sebagian uang tiket kepada para korban yang menjadi korban penipuannya.

Proses pengembalian uang tersebut dilakukan di luar dari enam laporan polisi (LP) yang telah diterima oleh penyidik. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Chandra Mata Rohansyah, menyatakan bahwa meskipun pengembalian uang terjadi, namun angka pastinya belum dapat dipastikan.

“Ada yang di-refund. Angka pastinya belum tau, untuk yang di-refund kata pelaku umumnya di luar LP,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Chandra Mata Rohansyah yang dikutip dari ANTARA, Rabu (22/11/23).

Polisi sejauh ini menerima enam laporan polisi terkait penipuan dan penggelapan tiket konser Coldplay dengan total kerugian mencapai Rp5,1 miliar atau setara dengan 2.268 tiket konser.

Chandra mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada opsi penyelesaian kasus melalui jalur perdamaian (restorative justice), karena pihak Ghisca belum menunjukkan kesediaan untuk mengganti kerugian para korban.

“Sampai saat ini belum ada upaya (me-refund) ataupun permohonan penegakan hukum restorative justice dari para pihak,” ucapnya.

Beberapa laporan yang telah diterima oleh polisi mencakup kerugian dari beberapa korban, seperti VS yang kehilangan Rp1,35 miliar (700 tiket), AS dengan kerugian Rp1,3 miliar (600 tiket), dan MF yang mengalami kerugian Rp1,3 miliar (500 tiket).

Pelapor lainnya, seperti SG dengan kerugian Rp73 juta (58 tiket), AR yang kehilangan Rp1,3 miliar (400 tiket), dan CL yang mengalami kerugian Rp230 juta, juga menjadi bagian dari lima laporan yang sudah disampaikan.

“Adapun kronologinya bahwa tanggal 13 November 2023 salah satu pelapor membawa Saudara GDA ke Polres Metro Jakarta Pusat yang pada saat itu kami masih melakukan mediasi antara pelapor dengan terlapor, sampai kemudian pelapor membuat laporan polisi,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Markas Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11).*

TiketFest