Cirebon

Peringati Hardiknas, Wali Kota Cirebon Soroti Pentingnya Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

1067
×

Peringati Hardiknas, Wali Kota Cirebon Soroti Pentingnya Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Setda Kota Cirebon/Devi Triya
Foto: Dok. Setda Kota Cirebon/Devi Triya

CIREBON- Wali Kota Cirebon, Effendi Edo memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Balai Kota Cirebon, Jumat (2/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, para kepala sekolah, tokoh pendidikan, serta insan pendidikan dari berbagai jenjang.

Dalam upacara tersebut, Wali Kota membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Ia menekankan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum reflektif untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap pembangunan pendidikan nasional.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati, tetapi juga menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. Pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa,” tegas Wali Kota.

Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kerja keras, dan semangat belajar sepanjang hayat harus tetap menjadi pijakan dalam menyongsong era perubahan yang semakin dinamis.

Menurutnya, pendidikan sebagai layanan publik tidak boleh bersifat diskriminatif. Semua anak, tanpa memandang latar belakang agama, suku, ekonomi, gender, atau tempat tinggal, berhak atas akses pendidikan yang layak.

“Sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi, tugas kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa terkecuali. Kita harus pastikan tak satu pun anak Indonesia tertinggal dari pendidikan hanya karena latar belakangnya,” lanjutnya.

Dalam pidato tersebut, pemerintah pusat juga menegaskan kembali komitmen untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan nasional. Dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo Subianto menempatkan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai strategi menuju Indonesia yang adil dan makmur.

“Melalui pendidikan, diharapkan rantai kemiskinan bisa diputus dan masa depan anak-anak Indonesia bisa lebih cerah,” katanya.

Beberapa program strategis telah dijalankan sejak Oktober 2024 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mulai dari pembelajaran mendalam, pengenalan coding dan kecerdasan buatan (AI), hingga program pembentukan karakter “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Di jenjang PAUD, diperkenalkan pula program Album Kicau dan Pagi Ceria sebagai sarana penanaman nilai-nilai positif sejak dini.

Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk mempercepat revitalisasi sarana-prasarana, mendorong pembelajaran berbasis digital, serta meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru.

“Pendidikan tak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media harus saling bergandeng tangan,” ungkap Wali Kota.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen di Kota Cirebon untuk menjaga semangat kolaborasi demi terwujudnya pendidikan yang bermutu dan inklusif.

“Mari kita jaga semangat gotong royong demi mewujudkan ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Karena pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Dalam upacara tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada sejumlah insan pendidikan yang dinilai berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.***