Scroll untuk baca artikel
Berita

Petugas Kesehatan Pastikan Kondisi Sehat Balita Korban Penganiayaan

553
×

Petugas Kesehatan Pastikan Kondisi Sehat Balita Korban Penganiayaan

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar dari video berdurasi 1 menit 35 detik yang memperlihatkan seorang pria warga Kampung Gunungbuleud, Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Jabar tengah menganiaya anak kandungnya sendiri. Antara/Aditya Rohman

SUKABUMI – Tim petugas kesehatan dari Puskesmas Cidolog telah memastikan bahwa balita dengan inisial A (3), warga Kampung Gunungbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang merupakan korban penganiayaan oleh ayah kandungnya, berada dalam kondisi sehat.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan kepada fisik balita ini dan hasilnya A dalam kondisi sehat dan tidak terdapat luka yang membahayakan, hanya saja rewel dan masih trauma setelah kejadian yang baru dialaminya tersebut,” kata Petugas Kesehatan dari Puskesmas Cidolog, Sohibul, yang dikutip dari ANTARA, Selasa (29/8/23).

Sohibul menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan fisik balita yang berasal dari Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, melibatkan dokter dan tim surveilans dari Puskesmas Cidolog.

Walaupun kondisi fisik balita yang menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya ini tergolong baik, namun korban tetap membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menjaga kesehatan mentalnya agar trauma yang dialaminya tidak berkepanjangan.

Pihak Puskesmas telah berkomunikasi dengan keluarga korban, baik paman maupun bibi balita, untuk memberikan perhatian lebih pada kondisi balita yang mengalami nasib tragis ini, dengan tujuan mengembalikan stabilitas emosionalnya.

“Meskipun pada fisik balita ini tidak ada luka yang berbahaya, tetapi yang dikhawatirkan adalah psikologi atau emosionalnya. Apalagi orang tua orang tua korban tidak ada di mana ibunya menjadi pekerja migran di Arab Saudi dan ayahnya ditahan polisi akibat ulahnya itu. Maka dari itu, pihak keluarga harus bisa memberikan perhatian yang lebih agar korban bisa segera melupakan kejadian yang dialaminya itu,” tambahnya.

Sebelumnya, seorang pria dengan inisial E, yang berasal dari Desa Cipamingkis, diamankan oleh warga dan kemudian diserahkan kepada Polres Sukabumi Kota setelah video berdurasi satu menit 35 detik yang menunjukkan dia sedang menganiaya anak balitanya, menjadi viral di media sosial.

Ternyata video tersebut adalah hasil rekaman sendiri oleh E, yang kemudian dia unggah ke media sosial pada hari Minggu, (27/8). Pria ini melakukan tindakan kekerasan terhadap anaknya karena merasa kesal dan cemburu terhadap istrinya yang sedang berada di Arab Saudi, tidak lagi memperhatikan anak-anaknya, dan diduga melakukan perselingkuhan.***

TiketFest