BogorBerita

Rekayasa Lalu Lintas Jalur Puncak Bogor Berlaku hingga Libur Tahun Baru 2024

866
×

Rekayasa Lalu Lintas Jalur Puncak Bogor Berlaku hingga Libur Tahun Baru 2024

Sebarkan artikel ini
Kondisi lalu lintas di Jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/M Fikri Setiawan)

BOGOR – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengumumkan bahwa pemberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan berlanjut hingga libur panjang peringatan Tahun Baru 2024.

Rio, di Pospol Gagog, Ciawi, Bogor, pada hari Senin, menyebutkan bahwa meskipun libur panjang perayaan Natal hanya berlangsung hingga 26 Desember 2023, Polres Bogor akan tetap melanjutkan rekayasa lalu lintas sebagai langkah antisipasi terhadap kemacetan.

“27-29 (Desember 2023) tetap masih ada ganjil genap kita gunakan agar bisa mengatur jumlah kendaraan yang bisa naik ke Puncak,” ungkap Rio.

Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem ganjil-genap dan sistem satu arah atau one way secara situasional.

Ia menegaskan bahwa pengamanan Jalur Puncak akan tetap diberlakukan hingga malam tahun baru 2024. Mulai dari tanggal 31 Desember 2023 pukul 18.00 WIB hingga 1 Januari pukul 01.00 WIB, kepolisian akan menerapkan car free night atau malam tanpa kendaraan.

“Jadi kami imbau, masyarakat yang ingin berlibur saat malam tahun agar memasuki kawasan Puncak lebih awal karena pada 31 Desember pukul 18.00 WIB hingga 1 Januari 2023 pukul 01.00 WIB kami terapkan car free night,” paparnya.

Polres Bogor telah melibatkan 875 personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru, terutama di Kawasan Puncak. Libatan personel kepolisian tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di beberapa titik rawan terjadinya kemacetan.

Rio mengungkapkan bahwa selain melibatkan personel Satuan Lalu Lintas, pihaknya juga bekerja sama dengan lintas instansi seperti TNI, Pemerintah Kabupaten Bogor, hingga organisasi masyarakat dan kepemudaan.

Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Bogor didukung oleh pendirian pos pengamanan untuk petugas yang berjaga.

“Oleh sebab itu kami meminta dukungan seluruh masyarakat agar bisa bekerja sama kepada seluruh pemerintah daerah dan TNI Polri kita bisa sama-sama untuk menjaga pam nataru ini dengan baik,” ujarnya.*