KUNINGAN – Upaya meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas terus dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan.
Salah satunya melalui pemasangan berbagai rambu lalu lintas serta perlengkapan keselamatan di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan.
Langkah preventif tersebut dilakukan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kuningan dengan menempatkan berbagai sarana keselamatan jalan. Di antaranya 57 unit water barrier, 150 buah tolo-tolo, 92 rambu penunjuk arah portable, serta 30 spanduk berisi imbauan keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Kuningan, Ipda Alvan, menjelaskan bahwa pemasangan perlengkapan tersebut bertujuan memberikan panduan sekaligus peringatan kepada pengguna jalan agar lebih tertib dan waspada saat berkendara.
Menurutnya, keberadaan rambu dan perangkat keselamatan itu sangat penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, terutama di lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Pemasangan rambu-rambu ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta meminimalisir potensi kecelakaan di sejumlah titik rawan,” ujar Ipda Alvan.
Ia menambahkan, rambu penunjuk arah portable dipasang untuk membantu pengendara memahami jalur yang harus dilalui, khususnya ketika dilakukan rekayasa arus lalu lintas. Sementara itu, spanduk imbauan dipasang untuk mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Selain berfungsi sebagai pembatas jalan, water barrier dan tolo-tolo juga digunakan untuk mengarahkan arus kendaraan di beberapa titik tertentu sehingga lalu lintas dapat berjalan lebih tertib dan lancar.
Tidak hanya itu, Satlantas Polres Kuningan juga melakukan langkah mitigasi tambahan di jalur wisata Palutungan–Puncak. Di ujung jalur tersebut, tepatnya di samping SD Negeri 2 Puncak, petugas memasang bantalan pengaman menggunakan karung yang diisi jas hujan untuk mengantisipasi dampak kecelakaan.
“Kami juga telah bekerja sama dengan sejumlah bengkel serta layanan derek di jalur wisata untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan kendaraan milik para pengunjung,” jelas Ipda Alvan.
Pihaknya pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menjaga etika berkendara demi terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan raya.
“Kami berharap masyarakat mematuhi rambu yang telah dipasang dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” pungkasnya.***











