BeritaBisnis

Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, PDKB PLN UP3 Indramayu Jaga Keandalan Pasokan Listrik Jelang Hari Buruh

215
×

Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, PDKB PLN UP3 Indramayu Jaga Keandalan Pasokan Listrik Jelang Hari Buruh

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu memastikan listrik tetap dapat dinikmati oleh pelanggan meskipun sedang ada kegiatan pemeliharaan jaringan, salah satunya melalui metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tegangan Menengah (TM).

Kegiatan pemeliharaan menggunakan metode PDKB ini sudah rutin dilaksanakan agar saat proses pemeliharaan jaringan, listrik tidak perlu padam sehingga pelanggan dapat terus menikmati aliran listrik dari PLN.

Sepanjang tahun 2025 ini dari Januari sampai dengan April 2025, PDKB PLN UP3 Indramayu telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan di 186 titik kerja. Angka ini setara dengan jumlah 410.872 pelanggan dapat terhindar dari pemadaman listrik akibat dari pemeliharaan yang dilakukan. Dari jumlah pelanggan yang dapat terhindar dari pemadaman listrik akibat dari pemeliharaan yang dilakukan, sebanyak 602.983,68 kWh berhasil tetap disalurkan kepada pelanggan guna tetap menunjang kegiatan perekonomian masyarakat, terutama kegiatan industri untuk mendukung para pengusaha industri dan pekerja buruh industri jelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025 nanti.

Manager PLN UP3 Indramayu, Suharno mengatakan bahwa jelang moment Hari Buruh Internasional besok, PLN tetap berkomitmen memberikan layanan kelistrikan terbaik kepada para pengusaha industri & pekerja buruh industri dengan mengurangi jumlah padam karena pemeliharaan jaringan, melalui metode PDKB.

Suharno menjelaskan, tim PDKB PLN di tunjuk berdasarkan keahlian dan telah memiliki keterampilan khusus. Seluruh petugas di Tim PDKB telah memiliki sertifikasi dan peralatannya pun secara berkala telah dilakukan uji tera, uji kalibrasi dan pengecekan lainnya untuk menjaga keamanan dan keselamatan petugas yang nantinya akan menggunakannya.

“Pekerjaan dengan metode PDKB memiliki potensi risiko yang sangat tinggi, bahkan taruhannya adalah nyawa petugas PLN sendiri. Petugas PDKB menyentuh jaringan yang masih teraliri listrik dengan peralatan dan perlengkapan khusus, sehingga sangatlah penting untuk memastikan peralatan dan perlengkapan Tim PDKB sudah sangat aman sebelum digunakan,” tambah Suharno.

Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Tonny Bellamy menjelaskan bahwa pasukan PDKB merupakan petugas terlatih dan tersertifikasi untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan, penggantian isolator/konduktor, maupun komponen lainnya pada jaringan listrik.

“Pasukan PDKB merupakan salah satu garda terdepan PLN dalam menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan listrik berkualitas dan berkelanjutan. Berkat kerja keras PDKB, selama ini banyak masyarakat yang tetap dapat menikmati listrik meski sedang berlangsung kegiatan pemeliharaan,” jelas Tonny.***(via)