BeritaCirebon

Kasus Pelecehan Seksual Tahun 2025 di Area Daop 3 Cirebon Alami Penurunan

1160
×

Kasus Pelecehan Seksual Tahun 2025 di Area Daop 3 Cirebon Alami Penurunan

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Jumlah kasus pelecehan seksual di lingkungan KAI Daop 3 Cirebon pada tahun 2025 mengalami penurunan.

Tercatat pada tahun 2025 sendiri kasus pelecehan seksual terhadap perempuan baik di kereta maupun di lingkungan stasiun hanya ada satu kasus.

Jumlah tersebut mengalami penurunan, pada tahun 2024 sendiri tercatat terdapat 4 kasus pelecehan seksual terhadap wanita di lingkungan Daop 3 Cirebon.

Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Arie Fathurrochman mengatakan, untuk menurunkan angka pelecehan seksual tersebut berbagai macam cara dilakukan untuk sosialisasi kepada para penumpang.

“Kali ini kita lakukan sosialisasi di Stasiun Cirebon Prujakan dengan menghadirkan empat orang narasumber untuk mencegah pelecehan seksual dilingkungan stasiun maupun di kereta,” katanya, Kamis (22/5/2025).

Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi pelecehan dengan fitur women seat.

“Kita berikan pilihan kepada perempuan untuk duduk dengan sesama perempuan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan tersebut,” jelasnya.

Untuk jenis kasus pelecehan yang paling banyak terjadi dilingkungan kereta api yaitu memotret  tanpa izin.

“Paling banyak sebetulnya itu, ini memang perlu sosialisasi untuk kita semua, kadang para pelaku sendiri tidak sadar bahwa itu termasuk dalam pelecehan seksual,” tuturnya.

Pihaknya sendiri akan memberikan sanksi berupa larangan menaiki kereta api kepada pelaku terbukti melakukan pelecehan seksual.

“Pertama kita akan lakukan klarifikasi terlebih dahulu, jika memang terbukti ada tindakan tersebut, tindakan paling berat penumpang tersebut di blacklist tidak boleh naik kereta selama satu tahun,” paparnya.

Arie mengungkapkan, pelecehan seksual sendiri tidak hanya fisik saja, akan tetapi verbal maupun tindakan lainnya.

“Kalau pelecehan seksual secara verbal sendiri, kita disetiap gerbong ada CCTV jadi buktinya dari situ ketika ada penumpang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual secara verbal,” tutupnya.***(Sakti)