Berita

Dorong Generasi Sehat dan Cerdas, Program MBG Gaungkan Kesadaran Gizi Seimbang di Indramayu

921
×

Dorong Generasi Sehat dan Cerdas, Program MBG Gaungkan Kesadaran Gizi Seimbang di Indramayu

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU — Upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan membangun generasi unggul terus digencarkan melalui Program Makan Bergizi (MBG). Kali ini, sosialisasi program tersebut digelar di Aula Yayasan Cordova, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (30/10), dengan menghadirkan berbagai pihak lintas sektor.

Hadir dalam kegiatan ini Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu Bisma Panji, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi.

Dalam sambutannya, Netty Prasetiyani menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang menyentuh masa depan bangsa.

“Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tetapi mencerminkan kegagalan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis. Dampaknya meluas pada perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga daya tahan tubuh,” ujarnya.

Netty menambahkan, Program MBG hadir bukan hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membangun kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang.

“Keluarga, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan harus bersinergi menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Bisma Panji menilai kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Program MBG bukan sekadar makan gratis. Di dalamnya terkandung nilai sosial, edukatif, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Pelaku usaha kecil pun turut bergerak menyediakan bahan pangan bergizi,” tuturnya.

Dari sisi teknis, Teguh Suparngadi menjelaskan bahwa MBG memiliki empat fokus utama:

Penanganan stunting

Perbaikan gizi dan anemia

Pengurangan ketimpangan akses pangan bergizi

Penguatan ekonomi masyarakat

“Kami tidak hanya ingin meningkatkan asupan gizi, tetapi juga menciptakan pasar yang inklusif dan memberdayakan masyarakat lokal. Prinsip utama MBG adalah gizi seimbang, higienitas, dan keamanan pangan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Melalui Program MBG, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh, siap menyongsong masa depan yang berkelanjutan.***