Scroll untuk baca artikel
Berita

Bupati Cirebon Imron Berhasil Rampungkan 88 Persen Perbaikan Jalan

382
×

Bupati Cirebon Imron Berhasil Rampungkan 88 Persen Perbaikan Jalan

Sebarkan artikel ini
Bupati Cirebon Imron bersama Kepala DPUTR Iwan Rizki, dan Sekdis DPUTR Tommy saat peresmian 3 unit alat berat untuk DPUTR Kabupaten Cirebon, Senin (4/12/2023). Foto: Dialog/Sarrah

CIREBON – Bupati Cirebon Imron menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon telah menyelesaikan 88 persen perbaikan jalan selama 2023.

Hal itu disampaikan Imron saat meresmikan tiga unit alat berat pada Hari Bakti PU ke-78 di Kabupaten Cirebon, Senin (4/12/2023).

“Sisa 12 persen lagi semoga rampung di 2024,” katanya usai meresmikan penyerahan 3 alat berat yang nantinya akan dipergunakan untuk operasional Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) setempat.

Imron menuturkan, 12 persen jalan belum diperbaiki akibat adanya refocusing pandemi Covid-19.

“Ya, karena Covid itu jadi terhambat perbaikan jalannya,” ucapnya.

Sejauh ini, kata dia, baru 60 persen anggaran yang telah terserap untuk perbaikan jalan.

“Nanti sisa anggarannya akan cair lagi 40 persennya di tanggal 20 Desember insya Allah doakan saja,” ucapnya.

Perihal bantuan alat berat sebanyak tiga unit tersebut, kata Imron, bukan semata-mata untuk diberikan begitu saja, melainkan untuk mempercepat kinerja DPUTR dalam pekerjaannya.

“Semoga kinerja dapat meningkat, baik itu kerja keras bergerak cepat dan bertindak tepat di dalam mengatasi infrastruktur, jalanan khususnya yang ada di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Pihaknya berharap perbaikan jalan bukan hanya cepat dan tepat, namun kualitas infrastruktur harus diperhatikan.

“Diperhatikannya mulai dari perencanaan, pengadaan, pengawasan hingga pelaksanaannya ya,” ucapnya.

Nanti, kata Imron, dalam pengawasannya juga harus dilakukan secara intensif sekaligus berjenjang.

“Kenapa harus intensif dan berjenjang agar mutu pekerjaan terjamin, akuntabel, dan jauh lebih efisien,” ungkapnya.

Apalagi, tekan Imron, untuk pekerjaan perbaikan jalan harus betul-betul diperhatikan.

“Bukan hanya Dinas nanti kalau jalan sudah jadi, mohon kepada masyarakat agar jalan yang sudah diperbaiki pun harus dijaga,” ujarnya.

Imron berharap masyarakat dan para kuwu atau kepala desa di daerah agar dapat menggunakan jalan semestinya sesuai dengan kelasnya.

“Tonase jalan itu kan berbeda-beda untuk jalan kelas Kabupaten itu nggak bisa untuk kendaraan yang terlaly berat,” tututurnya

Sementara itu, Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon Iwan Rizki menyampaikan, alat berat yang baru dihibahkan tersebut akan segera dipergunakan untuk pengerukan seluruh sungai yang berpotensi banjir di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Kita langsung akan eksekusi titik-titik yang memang rawan banjir ya, seluruh sungai Kabupaten dengan tiga unit baru ini,” kata Iwan.

Untuk fungsi masing-masing unit, kata Iwan, berbeda mulai dari excavator mini untuk pengerukan di sungai kecil, amfibhius untuk penyelaman di sungai yang agak besar, terakhir eksavator long arm untuk pengerukan yang diletakkan di tanggul bentangnya.

“Untuk yang mini buat sungai kecil jadi lebih mudah operasinya, amfibhius itu untuk nyelem di sungai yang agak besar, dan long arm itu nanti dia taronya di tanggulnya di bahu sungai karena dia panjang jadi ngeruk dari atas,” jelasnya.

“Pokonya ketiganya buat normalisasi sungai,” imbuhnya.

Diajukan melalui E-Katalog, Iwan mengungkapkan, nominal dari tiga unit tersebut totalnya mencapai Rp 8,9 Miliar.

“Totalnya Rp 8,9 miliar yang berhasil cair kalau kami pengajuan lewat E-Katalog itu awalnya sih Rp 11 Miliar,” tuturnya.

Pengajuan Rp 11 miliar tersebut sebetulnya juga sekaligus untuk pengajuan truk Lowbed yang nantinya untuk mengangkut 3 unit baru tersebut khususnya amfibhius yang memang berukuran besar.

“Untuk lowbed itu perlu karena amfibhius itu kan besar, sementara kami belum memiliki kendaraan untuk mengangkut amfibhius,” paparnya.

Kendati demikian, kata Iwan, jika dianggarkan untuk kendaraan lowbed maka diperkirakan membutuhkan Rp 2,2 Miliar.

“Tapi karena tidak punya paling kami sewa untuk Pulang pergi antar unit kami itu dibutuhkan sekitar Rp 7 Juta,” ucapnya.

Terkait akan dianggarkan tidaknya di tahun mendatang DPUTR Kabupaten Cirebon untuk saat ini akan berfokus pada bormalisasi sungai dan perbaikan jalan.

Terakhir, selain meresmikan bantuan 3 unit alat berat Imron juga memberikan santunan ke sejumlah anak yatim dan piatu dilanjut penandatanganan prasasti.***(adv/sarrah).

TiketFest