CIREBON – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan warga RW 05 Penyuken, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial melalui pelaksanaan kurban secara terpusat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyembelihan hewan kurban tahun ini tidak lagi dilakukan terpisah di masing-masing RT. Seluruh hewan kurban dipusatkan dalam satu lokasi yang dikelola panitia RW agar distribusi daging lebih merata dan tepat sasaran.
Pada Iduladha 2026 ini, panitia kurban RW 05 Penyuken menyembelih sebanyak 21 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi warga, keluarga besar masyarakat setempat, hingga bantuan dari anggota DPRD Kota Cirebon.
Ketua RW 05 Penyuken, Anton Yulianto, SE mengatakan, sistem kurban terpusat ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara pengurus RW, DKM As-Suhada, panitia, dan masyarakat.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya pemotongan dilakukan masing-masing per RT, sekarang kita pusatkan supaya pembagiannya lebih merata dan semua warga bisa merasakan,” ujar Anton, Rabu (27/5/2026).
Menurut Anton, sebelum Iduladha pihak RW telah melakukan sosialisasi kepada warga yang ingin berkurban agar pengelolaannya digabung melalui panitia RW. Langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan pendataan sekaligus memastikan distribusi berjalan lebih tertib.
“Kita sudah mengedarkan imbauan sejak sebelum Iduladha kepada warga dan keluarga yang ingin berkurban supaya pengurusannya digabung di RW. Jadi seluruh proses dikelola panitia,” katanya.
Ia mengakui, sistem baru ini menjadi pengalaman pertama bagi RW 05 Penyuken. Namun, konsep kurban terpusat dinilai lebih efektif dalam menciptakan pemerataan penerima manfaat.
Sebelumnya, kata Anton, pembagian daging kurban yang dilakukan per RT terkadang membuat ada warga yang belum tersentuh bantuan.
“Dulu karena pembagiannya terpisah, ada warga yang tidak kebagian. Sekarang kita ingin semuanya bisa merasakan kebahagiaan Iduladha,” ungkapnya.
Panitia menargetkan sekitar 500 penerima manfaat dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Data penerima dikumpulkan melalui masing-masing RT agar penyaluran lebih akurat dan merata.
Tidak hanya warga sekitar, pembagian daging kurban juga menyasar para pemilik usaha kecil di sepanjang jalan kawasan RW 05 Penyuken.
“Data penerima dari RT supaya lebih tepat sasaran. Termasuk pemilik usaha di pinggir jalan juga kita salurkan. Total sekitar 500 penerima manfaat, jadi kita siapkan 500 kantong daging kurban,” jelas Anton.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga mengikuti aturan yang berlaku dengan menggunakan plastik putih untuk pembungkusan daging kurban.
Sementara itu, dua ekor sapi yang disembelih berasal dari bantuan anggota DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno, serta salah satu keluarga warga RW 05 Penyuken.
Anton menilai antusiasme masyarakat untuk berkurban pada tahun ini mengalami peningkatan dibanding Iduladha sebelumnya. Meski baru menjabat sebagai Ketua RW, ia melihat semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga semakin kuat.
“Alhamdulillah antusias warga tahun ini cukup tinggi. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan manfaat kurban benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.***











