Dialog Pemilu

Janji Mahfud: UU Pesantren Warisan Bagus, akan Kami Lanjutkan

371
×

Janji Mahfud: UU Pesantren Warisan Bagus, akan Kami Lanjutkan

Sebarkan artikel ini
Cawapres, Mahfud MD. Dok: ANTARA

JAKARTA– Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud Md mengatakan pihaknya berjanji akan memberi perhatian yang khusus pada pesantren-pesantren yang ada di Indonesia apabila dirinya bersama Ganjar Pranowo memenangkan Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Mahfud saat menghadiri acara silaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren, madrasah, dan dewan kemakmuran masjid (DKM) se-Jabotabek, Selasa malam (5/12). Perhatian penuh pada pesantren tersebut akan diwujudkan melalui program-program unggulan yang diusung pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud.

“Saya memberi perhatian khusus terhadap pesantren. Malah kami akan melanjutkan kebijakan pemerintah yang lalu. Zaman pak Jokowi itu ada UU Pesantren, ada Hari Santri Nasional, ada dana abadi pesantren Rp128 triliun. Nanti itu kita kelola. Itu satu warisan yang bagus yang dibuat oleh pemerintah kemarin untuk kami lanjutkan dengan di-manage secara lebih baik,” kata Mahfud dikutip dari Antara, Rabu (6/12/2023).

Salah satu program yang diperkenalkan Mahfud yaitu peningkatan kesejahteraan guru-guru madrasah dan pesantren agar mendapatkan honor yang layak.

Selain itu, kata Mahfud, pihaknya juga akan mengusahakan agar para guru agama tersebut tetap mengabdi di institusi asalnya apabila telah disetarakan dan disertifikasi oleh pemerintah.

Selama ini, menurut dia, para lulusan pesantren hanya mengandalkan diri sendiri untuk mencapai kesuksesan dalam mengembangkan bisnis. Dia pun menyayangkan kondisi tersebut.

Mengingat hal tersebut, Mahfud mengatakan pihaknya juga akan membangun ekosistem pesantren agar melahirkan santri yang siap kerja dan menjadi pengusaha melalui bantuan atau fasilitas yang sudah disiapkan.

Dalam hal kelembagaan, Mahfud ingin agar Ma’had Aly yang ada di Indonesia dapat dikembangkan lebih jauh bahkan difasilitasi agar bisa bersaing di tingkat internasional. Ma’had Aly sendiri merupakan satuan pendidikan di lingkungan pesantren yang setara dengan pendidikan tinggi.

“Agar pesantren itu go international secara lembaga, bukan orang atau murid usaha sendiri tanpa kita bantu, yang sesudah berhasil (kerap) kita klaim ‘Wah, itu dari pesantren’,” kata Mahfud.*