Scroll untuk baca artikel
Dialog Pemilu

Jubir Timnas AMIN: Debat Cawapres akan Lebih Disorot Publik

157
×

Jubir Timnas AMIN: Debat Cawapres akan Lebih Disorot Publik

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin, Billy David, di Jakarta, Rabu (20/12/2023). ANTARA/Bagus A Rizaldi

JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), Billy David, menilai debat cawapres akan lebih disorot oleh publik.

Ia merasa dinamika yang terjadi pada debat pertama capres menyebabkan publik semakin antusias untuk menyaksikan debat kedua.

Di samping itu, menurutnya calon presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, bakal menjadi sorotan dalam kegiatan debat tersebut.

“Bahkan kalau saya rasa, saya prediksikan antusiasmenya melebihi debat yang pertama,” katanya dikutip dari ANTARA, Rabu (20/12/2023).

Menurut dia, debat cawapres juga bakal menjadi menarik karena sebelumnya banyak perdebatan soal format debat tersebut. Beberapa waktu lalu, ada beberapa isu usulan agar debat cawapres ditiadakan hingga debat cawapres yang didampingi oleh capres.

Sejauh ini, menurutnya cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar bakal berkomunikasi dengan pasangannya yakni Anies Baswedan untuk singkronisasi isu yang akan diangkat pada saat debat nanti.

Selain itu, menurutnya pria yang akrab disapa Cak Imin itu tidak memiliki persiapan khusus sebelum debat. Sebab persiapan debat yang dilakukan Cak Imin menurutnya sudah dilakukan sehari-hari saat masa kampanye.

“Forum-Forum seperti ‘Slepet Imin’ yang kemarin baru dilakukan di Depok, terus forum-forum adu gagasan yang lain, itu sudah membuat persiapan yang panjang,” ujar dia pula.

Ia pun memastikan ketua Partai Kebangkitan Bangsa itu sudah siap 100 persen menghadapi debat cawapres. Paling tidak, kata dia, isu-isu terkait topik debat cawapres itu sudah pernah digeluti oleh Cak Imin.

Diketahui, debat cawapres akan berlangsung pada Jumat (22/12/2023) dengan topik meliputi ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, serta perkotaan.*

TiketFest