Berita

Sosialisasi Program MBG di Sidoarjo, DPR : Investasi Gizi untuk Generasi Masa Depan

903
×

Sosialisasi Program MBG di Sidoarjo, DPR : Investasi Gizi untuk Generasi Masa Depan

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. 

Sosialisasi program tersebut digelar oleh Komisi IX DPR RI bersama mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung Yayasan Ar Rahman Rahim, Kludan, Tanggulangin Timur, Kabupaten Sidoarjo, Senin (3/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri masyarakat setempat yang antusias mengikuti pemaparan mengenai pentingnya pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Program pemenuhan gizi ini bukan hanya tentang makan gratis, tetapi investasi besar untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini adalah tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak kita,” ujar Arzeti dalam paparannya.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Arzeti menjelaskan, keberhasilan program MBG membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan hingga partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, nilai gotong royong dan kebersamaan menjadi fondasi penting agar program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat tersebut dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Fondasi moral, semangat kebersamaan, serta partisipasi masyarakat sangat penting agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata,” katanya.

Anak-anak Jadi Prioritas Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Arzeti juga menekankan bahwa anak-anak merupakan aset penting bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini melalui pemenuhan gizi yang optimal.

Dengan asupan makanan sehat dan bergizi, diharapkan proses tumbuh kembang anak berlangsung maksimal, baik dari sisi fisik maupun kemampuan intelektual.

“Masa depan bangsa ada di tangan anak-anak kita. Tugas kita hari ini memastikan mereka mendapatkan hak dasarnya, termasuk makanan yang sehat dan bergizi,” tegasnya.

Program MBG juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga pilar utama yang menjadi landasan kerja, yaitu:

Kualitas makanan, memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi.

Pengkondisian lapangan, menjamin distribusi tepat sasaran dan sesuai perencanaan.

Kesesuaian standar, memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan protokol yang berlaku.

Arzeti menegaskan, pengawasan dan evaluasi secara berkala sangat diperlukan agar program ini terus berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis ditujukan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, di antaranya: Anak-anak sekolah, Ibu hamil dan menyusui, Balita, Lanjut usia (lansia)

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami tujuan dan manfaat program MBG sekaligus turut berperan dalam pengawasan pelaksanaannya di lapangan.

“Program ini harus dijalankan secara optimal agar mampu melahirkan generasi Indonesia yang sehat secara fisik dan cerdas dalam berpikir,” pungkasnya.***