BeritaCirebon

Sumpah Profesi Guru UGJ: Ribuan Pendidik dari Sabang–Merauke Resmi Sandang Status Profesional

768
×

Sumpah Profesi Guru UGJ: Ribuan Pendidik dari Sabang–Merauke Resmi Sandang Status Profesional

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Sebanyak 2.245 guru dari Sabang hingga Merauke resmi dilantik sebagai guru profesional dalam prosesi Sumpah Profesi Guru yang digelar Fakultas Pendidikan dan Sains (FPS) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Selasa (18/11/2025) di Swiss-Belhotel Cirebon.

Atmosfer haru dan kebanggaan menyelimuti acara tersebut. Para guru yang kini menyandang status profesional itu memikul tanggung jawab besar, bukan hanya soal kompetensi akademik, tetapi juga integritas moral dalam mendidik generasi bangsa.

Dekan FPS UGJ, Dr. Endang Herawan, M.M., menyebut momen ini sebagai titik penting dalam perjalanan para pendidik yang telah menempuh proses panjang Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Hari ini 2.245 guru resmi diambil sumpahnya sebagai guru profesional. Ini bukan hanya momen bersejarah bagi mereka, tetapi juga bagi FPS UGJ yang terus berkomitmen melahirkan guru berintegritas,” ungkapnya.

Prosesi sumpah digelar secara hybrid: 261 guru hadir langsung, sementara ribuan lainnya mengikuti melalui Zoom dari berbagai penjuru Nusantara. Menurut Endang, hal ini menjadi bukti nyata kepercayaan besar terhadap UGJ sebagai penyelenggara PPG.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada YPSGJ dan Rektor UGJ yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program PPG di FPS.

Wakil Rektor I UGJ, Dr. Surya Amami Pramuditya, M.Si., yang hadir mewakili Rektor UGJ, menegaskan bahwa sumpah profesi bukan hanya formalitas.

“Dalam sumpah profesi banyak janji yang harus dimaknai sungguh-sungguh sebagai komitmen untuk mendidik dengan hati dan integritas,” ujarnya.

Surya juga mengingatkan pentingnya guru memahami perkembangan pendidikan modern, termasuk literasi kritis dan pola pikir reflektif.

“Ketika seseorang mengucapkan sumpah profesi, maka ia berkomitmen menjalankan standar tertentu dalam tindakan dan perilakunya sebagai pendidik,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, S.Pd., M.M., yang juga alumnus UGJ, turut memberikan pesan khusus untuk para guru yang baru disumpah.

“Saya titip tiga hal, jaga disiplin sebagai pondasi profesionalisme, jangan berhenti belajar, dan tanamkan kepedulian sosial karena guru bukan hanya mengajar tetapi membentuk karakter,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa ribuan guru yang disumpah hari itu akan menjadi kekuatan penting dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia.

“Terima kasih kepada UGJ yang telah memfasilitasi proses ini. Semoga para guru dapat terus meningkatkan kompetensi dan pengabdiannya,” tutupnya.***