Scroll untuk baca artikel
Cirebon

Usai Geledah Perumda Bank Cirebon, Kejari Taksir Kerugian Negara Rp 3 miliar

177
×

Usai Geledah Perumda Bank Cirebon, Kejari Taksir Kerugian Negara Rp 3 miliar

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Kejaksaan Negeri Kota Cirebon menyebut dugaan kerugian negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terhadap penyelewengan dana tabungan dan deposito nasabah Rp 3 miliar.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Slamet Haryadi mengatakan, kerugian negara diperkirakan Rp 3 miliar, dan sampai saat ini masih dihitung.

“Sampai saat ini masih dalam penghitungan dari ahli terlebih dahulu, kalau perkiraan kita itu total kerugian negara ada Rp 3 miliar,” katanya, Rabu (26/6/2024).

Ia menuturkan, kasus Perumda Bank Cirebon tersebut terkait dengan penyelewengan dana tabungan dan deposito nasabah dari tahun 2010 sampai dengan 2022.

“Ya termasuk dugaan tindak pidana korupsi tabungan tas juga anak sekolah maupun deposito lainnya yang ada di Perumda Bank Cirebon,” tuturnya.

Dirinya melanjutkan, untuk tersangka saat ini belum ditetapkan, akan tetapi kita sudah mengantongi beberapa nama.

“Belum ada penetapan, akan tetapi kita sudah ada nama-namanya, kita sedang dalami dan akan menerjunkan ahli,” lanjutnya.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Kota Cirebon melakukan penggelapan di kantor Perumda Bank Cirebon, Senin (24/6/2024) lalu.

Dalam penggeledahan tersebut, tim Kejari Kota Cirebon menyita 2 koper dokumen dan 3 dus yang berisikan dokumen terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut.***(Sakti)

TiketFest