BeritaCirebon

Lewat LKBB, UGJ Cirebon Semakin Dikenal di Jabar dan Jateng

795
×

Lewat LKBB, UGJ Cirebon Semakin Dikenal di Jabar dan Jateng

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Sebanyak 29 regu dari Sekolah Menengah Atas (SMA) se derajat wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah mengikuti Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) di Lapangan Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) Cirebon, di Kawasan Bima, Kecamatan Kesambi, Minggu (5/1/2025). 

LKBB tersebut merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-64 UGJ Cirebon yang puncaknya akan digelar pada pertengahan Januari mendatang. 

Rektor UGJ Cirebon, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M. IPU., CIRR mengatakan, peserta LKBB ini merupakan pelajar SMA dari dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. 

“Animo peserta sebenarnya tinggi, kami batasi karena mengingat waktu pelaksanaan yang hanya hari ini. LKBB di FK peminatnya begitu banyak, kami memilih sekolah-sekolah yang betul-betul unggul punya potensi dan kemampuan baris berbaris,” ungkap Rektor. 

Dikatakanya lebih lanjut, lomba ini menilai kekompakan, kedisplinan, penampilan, kostum terbaik dan ada juga kepala regu terbaik serta improvisasi peserta saat tampil. 

“Ini rangkain Dies Natalis ke-64 UGJ, total ada 15 kegiatan dan hari ini merupakan kegiatan bidang, khususnya lomba bagi siswa siswi SMA,” jelasnya. 

Melalui kegiatan ini, kata Rektor, UGJ memperkenalkan ke siswa siswi SMA se derajat. Peserta maupun pendukung lainnya yang hadir di LKBB ini mengetahui UGJ langsung dari pihak kampus.

“Mereka (siswa siswi SMA) wajib tahu di Cirebon ini berdiri perguruan tinggi yang  bermartabat, berkarakter dan sudah go internasional,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan FK UGJ, Dr, dr. H. Catur Setiya Sulistiyana, M.Med. Ed mengatakan, LKBB ini juga diwarnai kegiatan lain seperti bazzar dan bakti sosial donor darah. 

“Alhamdulillah LKBB ini diikuti oleh peserta yang maksimal. Donor darah juga sebagai upaya kami membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon stok ketersediaan darah,” ungkap dr Catur.***