CIREBON – Polsek Kesambi ungkap kewaspadaan pasca pembongkaran bangunan liar atau PKL Bima ditingkatkan dikarenakan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di area jogging track Stadion Bima.
Kapolsek Kesambi Suganda mengakui, setelah adanya penertiban PKL Bima tentunya suasananya akan berbeda terlebih minim penerangan.
“Kendati demikian, kita tetap akan melakukan patroli pada setiap hari bahkan dimalam hari untuk antisipasi perubahan suasana yang ada di Bima,” katanya, Rabu (30/7/2025).
Dirinya melanjutkan, pihaknya menyediakan personel dari Polres 25 orang dan dari Polsek sebanyak 5 orang.
“Ini tentunya mengantisipasi gangguan kamtibmas di kawasan ini, kita juga akan meningkatkan patroli dari sore sampai jam 8 malam, dari jam 8 malam sampai jam 12 dan dari jam 12 malam sampai pagi,” lanjutnya.
Pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Kota Cirebon untuk segera memasang penerangan jalan di kawasan Stadion Bima.
“Karena memang kalau malam ini sangat gelap, tadinya sebelum dibongkar banyak anak muda gerombolan yang selalu ngumpul, tapi setelah dibongkar cukup berkurang,” tutupnya.
Pembongkaran lapak PKL yang ada di Stadion Bima memang menjadi hal yang paling utama untuk mengembalikan kawasan tersebut menjadi tempat masyarakat untuk berolahraga.
Namun kendati demikian, kondisi dilapangan sendiri pasca pembongkaran harus segera dilakukan pemasangan penerangan jalan dikarenakan kawasan jogging track sangat gelap dan rawan terjadi aksi kriminalitas.***(Sakti)











