Dialog Pemilu

Anies Singgung Serangan Peretas ke Situs Kemenhan dalam Debat Ketiga Capres

417
×

Anies Singgung Serangan Peretas ke Situs Kemenhan dalam Debat Ketiga Capres

Sebarkan artikel ini
Capres-cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, tiba di lokasi debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

JAKARTA – Anies Baswedan menyebut situs Kementerian Pertahanan (Kemenhan) era Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, pernah diretas pada 2023. Dia menilai kondisi itu sangat memprihatinkan untuk menggambarkan kondisi pertahanan Indonesia saat ini.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, kondisi pertahanan siber menjadi salah satu masalah yang harus diantisipasi Indonesia pada saat ini, sehingga ia mengkritik Kementerian Pertahanan yang seharusnya menjadi garda terdepan untuk menahan serangan siber, justru pernah kebobolan oleh para peretas.

“Lebih jauh lagi, ironisnya, Kementerian Pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker pada 2023,” kata Anies dikutip dari ANTARA, Minggu (7/1/2024).

Selain serangan siber, kata Anies, pemerintah harus mampu mengantisipasi berbagai jenis serangan lainnya, seperti virus, narkoba, pencurian ikan, dan lainnya, sehingga sistem pertahanan negara harus lebih ditingkatkan ke depan.

“Sebanyak Rp700 triliun anggaran kementerian pertahanan tidak bisa mempertahankan itu, namun justru dipakai untuk membeli alutsista yang bekas,” kata dia pula.

Oleh karena itu, jika pasangan calon Anies-Muhaimin (AMIN) diberikan kepercayaan memimpin Indonesia nanti, maka sistem pertahanan untuk mengantisipasi berbagai serangan global yang mengintai negara dan rakyat saat ini akan diantisipasi, tutur dia.

Selepas debat pertama pada 12 Desember 2023 dan debat kedua pada 22 Desember 2023, KPU menggelar debat ketiga yang mempertemukan para capres.

Tema debat ketiga meliputi pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.*