BisnisCirebon

Beruntungnya 20 Konsumen Pertama Suzuki Fronx di Cirebon

1121
×

Beruntungnya 20 Konsumen Pertama Suzuki Fronx di Cirebon

Sebarkan artikel ini

CIREBON – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dan PT Cinta Damai Putra Bahagia (CDPB) hari ini mencatatkan tonggak sejarah baru dengan menyerahkan 20 unit perdana Suzuki Fronx kepada para konsumen secara resmi di wilayah Cirebon. 

Acara seremonial berlangsung di kawasan Lucky Elephant Live Seafood Resto, Cirebon Mall, Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadi bukti nyata komitmen Suzuki dan PT. CDPB dalam memberikan apresiasi atas kepercayaan pelanggan terhadap SUV bergaya coupe ini. 

Sejak pemesanan perdana dibuka pada 28 Mei lalu, Suzuki Fronx telah menjadi pusat perhatian masyarakat Cirebon. Acara penyerahan unit ini menjadi momen puncak dari penantian panjang para pelanggan loyal. Sebanyak 20 keluarga konsumen terpilih dari wilayah Cirebon menerima kunci mobil mereka secara langsung, sekaligus menandai dimulainya distribusi di Cirebon. 

Operational Manager PT Cinta Damai Putra Bahagia, Rainaldi Sandes menyambut para pemilik baru dengan penuh antusias. 

Menurutnya, acara Handover ceremony Suzuki Fronx PT. Cinta Damai Putra Bahagia ini diselenggarakan sebagai selain sarana silaturahmi dengan pelanggan, juga untuk lebih mendekatkan dan memperkenalkan produk baru dari Suzuki yaitu Suzuki Fronx. 

“Selain itu pada hari ini akan diadakan penyerahan kunci pertama 20 konsumen Suzuki Fronx Sewilayah 3 Cirebon. Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaannya yang telah memilih Suzuki Fronx sebagai pilihan terbaik dari produk Suzuki,” ungkapnya, Sabtu (12/7/2025). 

Konsumen tersebut, kata Rainaldi, merupakan orang pertama yang menikmati Suzuki Fronx di wilayah 3 cirebon. Pengalaman Konsumen sebagai Prioritas Utama Momen perayaan penyerahan unit perdana Suzuki Fronx dirancang dengan nuansa personal serta berkesan. 

“Suzuki Indonesia menyambut setiap konsumen secara hangat dan penuh antusiasme untuk mengantarkan mereka kepada mobil yang telah dinantikan kehadirannya,” katanya.

Rangkaian puncak acara ditutup melalui pelepasan kendaraan secara simbolis, sekaligus menjadi permulaan dari kisah mereka bersama Fronx. 

Melengkapi pengalaman tersebut, PT Cinta Damai Putra Bahagia menyerahkan cinderamata eksklusif sebagai penanda keterlibatan konsumen dalam babak awal reputasi Fronx di Tanah Air. 

Konsumen perdana yang hadir dalam kesempatan tersebut berasal dari berbagai tempat, antara lain Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu. 

“Model Pertama Mengusung Suzuki Safety Support Suzuki Fronx kian menonjol berkat adanya Suzuki Safety Support yang memberikan tambahan rasa aman bagi pengguna. Teknologi ini membantu pengemudi untuk mengingatkan hingga melakukan tindakan preventif, untuk mengutamakan keselamatan,” jelasnya. 

Diungkapkan Rainaldi, keberadaan teknologi yang masuk dalam kategori advanced driving assistance system (ADAS) ini menjadi kali pertama disematkan pada lini produk Suzuki Indonesia. Sistem ini dirancang membantu keselamatan pengemudi tanpa menghilangkan pengalaman berkendara yang menyenangkan. 

“Mengusung mesin K15C 1.500cc yang dipadukan dengan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), dapur pacu Suzuki Fronx mampu menyeimbangkan antara performa dengan reduksi emisi gas buang sekaligus mendukung penghematan konsumsi bahan bakar,” terangnya. 

Suzuki Fronx tersedia dalam tiga varian yaitu SGX, GX, dan GL, dengan harga kompetitif (On the Road Cirebon) : 

Model – Varian & Transmisi Harga (OTR Cirebon) 

Fronx – GL (M/T) Rp 269.300.000 

Fronx – GL (A/T) Rp 281.300.000 

Fronx – GX (M/T) Rp 286.300.000 

Fronx – GX (A/T) Rp 303.100.000 

Fronx – SGX (A/T) Rp 330.100.000 

“opsi Two Tone color. tambah Rp2.000.000 

Lebih dari sekadar harga yang kompetitif, bagi calon konsumen yang melakukan pembelian Suzuki Fronx hingga September 2025, Suzuki memberikan program khusus senilai Rp10.000.000 untuk seluruh varian di seluruh wilayah Indonesia. 

“Semoga acara ini dapat memberikan manfaat besar, baik bagi para media maupun industri otomotif di Indonesia,” ungkap Rainaldi.***