BeritaBisnisCirebon

Daya Beli Masyarakat Menurun, Penjualan Hewan Kurban di Cirebon Ikut Lesu

696
×

Daya Beli Masyarakat Menurun, Penjualan Hewan Kurban di Cirebon Ikut Lesu

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah pedagang hewan kurban di Kota Cirebon mengeluhkan penurunan penjualan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. 

Kondisi ekonomi dan naiknya harga sapi disebut menjadi faktor utama lesunya permintaan masyarakat terhadap hewan kurban tahun ini.

Salah satu pedagang hewan kurban di Cirebon, Yudi Lukman, mengaku penjualan sapi di kandangnya mengalami penurunan drastis. Hingga akhir Mei 2026, jumlah sapi yang terjual masih jauh dari harapan.

“Ya saat ini harga sapi juga naik, jadi permintaan ikut menurun. Sampai sekarang baru terjual 11 ekor,” ujar Yudi, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, kondisi tahun ini berbeda dibanding momentum Iduladha tahun lalu yang jauh lebih ramai. Jika pada 2025 dirinya mampu menjual hingga 30 ekor sapi dan seluruhnya habis terjual, tahun ini stok yang disiapkan pun terpaksa dikurangi karena mempertimbangkan kondisi pasar.

“Tahun ini saya cuma menyediakan 16 ekor sapi. Sekarang masih sisa 5 ekor lagi, mudah-mudahan semuanya bisa terjual sebelum Iduladha,” katanya.

Tidak hanya jumlah pembeli yang menurun, para pedagang juga mulai membatasi stok hewan kurban untuk menghindari kerugian. Banyak pedagang memilih lebih berhati-hati karena daya beli masyarakat dinilai sedang melemah.

Yudi menjelaskan, harga sapi kurban yang dijual di kandangnya bervariasi mulai dari Rp15 juta hingga Rp40 juta, tergantung ukuran dan bobot sapi. Adapun berat sapi yang tersedia berkisar antara 200 kilogram hingga 600 kilogram.

Kenaikan harga pakan ternak serta biaya perawatan hewan disebut turut memengaruhi harga jual sapi tahun ini. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat memilih menunda pembelian atau mencari hewan kurban dengan harga lebih terjangkau.

“Hampir semua pedagang sekarang mengeluhkan penjualan yang sepi. Mungkin karena stok juga dikurangi dan faktor daya beli masyarakat menurun. Sekarang yang penting bisa bayar pegawai dan balik modal dulu,” paparnya.

Meski demikian, para pedagang tetap berharap penjualan akan meningkat mendekati Hari Raya Iduladha. Biasanya, masyarakat mulai ramai membeli hewan kurban pada pekan terakhir sebelum pelaksanaan kurban.

Para pedagang di Cirebon pun berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik agar tradisi berkurban tetap berjalan maksimal dan roda usaha peternakan lokal kembali bergairah.***