BeritaCirebon

Hadapi Musim Hujan, Kelurahan Sukapura Kebut Perbaikan Drainase di Titik Rawan

1219
×

Hadapi Musim Hujan, Kelurahan Sukapura Kebut Perbaikan Drainase di Titik Rawan

Sebarkan artikel ini

CIREBON — Memasuki musim hujan, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon bergerak cepat memperkuat sistem drainase untuk mencegah banjir dan genangan yang kerap menghantui wilayah tersebut.

Salah satu fokus utama berada di sepanjang Jalan Pancuran, area yang dikenal paling rawan mengalami luapan air setiap kali curah hujan meningkat. Proses pembenahan drainase di kawasan ini dan sejumlah titik lainnya telah berlangsung selama dua minggu dan ditargetkan tuntas pada pekan depan.

Lurah Sukapura, Diza Setya Aji Pambudi, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap di enam RW—RW 3, 4, 5, 7, 8, dan 9—yang tercatat sering mengalami penyumbatan saluran.

“Seluruh titik itu masuk kategori rawan. Saat hujan deras, air mudah meluap karena saluran tidak berfungsi maksimal. Perbaikan ini penting demi keamanan dan kenyamanan warga,” ujar Diza saat ditemui About Cirebon, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, kelancaran drainase menjadi elemen krusial untuk mengurangi risiko banjir lingkungan. Karena itu, pengerjaan saluran air dipercepat agar tidak mengganggu aktivitas warga terlalu lama.

“Begitu saluran selesai, baru dilanjutkan dengan perbaikan jalan—khususnya di Jalan Pancuran,” jelasnya.

Diza menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon terkait lanjutan proyek tersebut. Informasi dari Kepala DPUTR, kata dia, perbaikan jalan akan segera dilakukan setelah drainase rampung.

“Prioritasnya drainase dulu supaya hasil pembangunan lebih maksimal dan tidak cepat rusak,” tegasnya.

Selain pembenahan fisik, Kelurahan Sukapura juga memperketat pengawasan di titik-titik saluran yang sering dipenuhi sampah. Ia mengimbau warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke selokan.

“Drainase sudah diperbaiki, tapi kalau sampah tetap dibuang sembarangan, hasilnya tidak akan optimal. Kami harap warga bisa ikut menjaga,” pungkasnya.***