Scroll untuk baca artikel
BeritaMajalengka

Pemkab Majalengka: 172.437 Warga Menerima Layanan Kesehatan Gratis

205
×

Pemkab Majalengka: 172.437 Warga Menerima Layanan Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Bupati Majalengka Karna Sobahi (kiri) saat memberikan bantuan kepada warga di Majalengka, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Diskominfo Majalengka)

MAJALENGKA- Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, melaporkan bahwa sebanyak 172.437 penduduk di wilayah tersebut telah mendapatkan manfaat dari layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan dapat menikmati pelayanan kesehatan tanpa biaya.

“Masyarakat di Kabupaten Majalengka bisa menikmati pelayanan kesehatan gratis. Pada tahun ini sebanyak 172.437 warga telah tercover layanan Jamkesda,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka Agus Susanto di Majalengka, yang dikutip dari ANTARA, Selasa (5/12/23).

Agus menambahkan bahwa selain program Jamkesda, masyarakat sekarang dapat mendaftar Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan langsung mendapatkan manfaat tanpa menunggu, karena Kabupaten Majalengka telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC) tanpa putus.

Dengan pencapaian ini, Pemkab Majalengka telah berhasil memberikan pelayanan kesehatan setara kepada semua warga, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, atau geografis.

Agus juga menjelaskan bahwa Pemkab Majalengka berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, dimulai dari layanan dasar, melalui Program UHC Jamkesda yang diluncurkan pada Senin (4/12).

“Kami berupaya untuk peningkatan pelayanan kesehatan dasar sebagai salah satu implementasi dalam visi-misi Kabupaten Majalengka,” katanya.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi, juga menegaskan bahwa sejumlah program strategis di bidang kesehatan terus diupayakan agar masyarakat dapat mendapatkan pelayanan yang layak dan optimal.

Beberapa program tersebut, kata Karna, mencakup Puskesmas Nganjang Ka Imah hingga pembangunan Rumah Sakit Talaga untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Cikijing, Cingambul, Talaga, Bantarujeg, Malausma, Lemahsugih, Argapura, dan Banjaran.

“Kami memprioritaskan anggaran kesehatan dan pendidikan menjadi utama. Untuk layanan kesehatan ini Pemkab Majalengka telah menaruh perhatian dengan menghadirkan layanan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat miskin,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah 4 BPJS Kesehatan, Arif Saepudin, menyampaikan bahwa tingkat kepesertaan Program JKN di Kabupaten Majalengka tahun ini telah mencapai 95,99 persen, melampaui rata-rata nasional sekitar 95,71 persen.

“Tidak kalah penting, cakupan peserta aktif telah dicapai oleh Pemkab Majalengka, dengan pencapaian 75,03 persen. Ini melampaui rata-rata Jawa Barat yang sekitar 71,55 persen. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kita semua,” ungkapnya.*

TiketFest