BeritaCirebon

Program Dishub untuk 100 Hari Kerja Wali Kota Cirebon, Penertiban Parkir hingga PJU Tematik

1700
×

Program Dishub untuk 100 Hari Kerja Wali Kota Cirebon, Penertiban Parkir hingga PJU Tematik

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, Aman (SETARA) Berkelanjutan merupakan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Effendi Edo – Siti Farida. 

Untuk masa 100 hari kerja pasangan kepala daerah tersebut, perangkat daerah di lingkungan Pemda Kota Cirebon mendukung penuh. Bentuknya, dengan menjalankan sejumlah program kerja. 

Khusus program kerja Dinas Perhubungan (Dishub) dalam mendukung 100 hari masa kepemimpinan Edo-Farida. Dikatakan Kadishub, Andi Armawan, antara lain terkait ketertiban lalu lintas. 

Menurutnya, sudah berjalan lebih dari tujuh hari, giat penertiban sejumlah ruas jalan. Khususnya, sektor parkir. 

“Contoh, di Jalan Pasuketan – Pekiringan, kita mencoba untuk merubah wajah jalan tersebut untuk parkir, muka mobil posisi di depan (jalan) dan belakangnya menghadap toko, semula sebaliknya,” kata Andi, Jumat (28/2/2025). 

Upaya tersebut, merupakan salah satu cara agar jalan tersebut terlihat rapih dan nyaman. Tak hanya mobil, motor pun menghadap ke jalan. 

“Itu dalam hal penertiban (parkir),” ujarnya. 

Dikatakan Andi, Dishub juga bekerja sama dengan kepolisian untuk pengawasan muatan truk, yang over dimensi dan over load (Odol). 

Untuk Penerangan Jalan Umum (PJU), kata Andi, pihaknya rutin melakukan perbaikan di sejumlah titik. 

“Tetapi, untuk khusus 100 hari beliau (Wali Kota dan Wakil Wali Kota) Jalan Siliwangi-Kartini akan ada lampu tematik, kami pelaksana. Kegiatan itu akan dilakukan setelah DPUTR memberikan overlay jalan tersebut. Marka dan sebagainya pun akan kami siapkan,” katanya. 

Dalam empat tahun terakhir, lanjut Andi, Dishub tak mendapat anggaran untuk marka, rambu dan PJU tematik. 

Selain itu semua, dikatakan Andi, untuk moda transportasi dalam peningkatan pelayanan Bus Rapid Transit (BRT), Dishun masih bekerja sama dengan PD Pembangunan untuk operasionalnya. 

“Ke depan rencana ada koridor tiga, rutenya digabungkan dengan kabupaten, itu masih pembahasan,” ungkapnya. 

Andi menambahkan, sesuai dengan rencana kerja Dishub di tahun 2025, pihaknya terus berbenah. 

“Kemacetan juga menjadi sorotan, karena kendaraan terus meningkat, ruas jalan tidak berubah. Sehingga menimbulkan kemacetan. Itu kami bersama pihak terkait membahasnya itu solusi,” ujarnya.***