KAWARANG – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melalui UPT Karawang resmi melaksanakan Kick Off Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk SMART EV SMK Sehati pada Rabu 20 Mei 2026 di SMK Sehati Karawang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Program ini menjadi bentuk nyata komitmen PLN dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus penguatan pendidikan vokasi berbasis energi bersih.
Program TJSL SMART EV SMK Sehati Karawang berfokus pada pengembangan sarana pembelajaran dan Teaching Factory (TEFA) konversi kendaraan listrik bagi siswa SMK Sehati Karawang.
Melalui program tersebut, PLN mendorong terciptanya ruang pembelajaran yang aplikatif agar siswa mampu memahami proses konversi kendaraan berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik ramah lingkungan yang lebih efisien serta sesuai dengan kebutuhan industri otomotif masa depan.
Dalam kegiatan Kick Off tersebut, turut diperkenalkan SMART EV, motor listrik hasil inovasi dan konversi karya siswa SMK Sehati Karawang yang dikembangkan melalui dukungan program TJSL PLN.
Kehadiran Program SMART EV SMK Sehati menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, PLN, dan mitra industri dalam mendukung percepatan transisi energi nasional sekaligus menciptakan sumber daya manusia unggul di bidang kendaraan listrik.
Kegiatan peluncuran mengundang Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah IV yang dihadiri oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha Cadisdik Wil IV, BAPPERIDA dan Disnakertrans Kabupaten Karawang, jajaran manajemen PLN UIT JBT dan UPT Karawang, Mitra Industri seperti PT Mitrametal Perkasa dan PT Samurai Paint, Civitas Akademika Universitas Sehati Indonesia, SMP IT & SD IT Sehati Bina Insani, serta Pemerintah Desa Pancawati.
Plt. Kasubbag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah IV, Bapak Irman Khaeruman,S.H.I.,MM mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pengembangan kendaraan listrik berbasis pendidikan vokasi tersebut.
“SMART EV membuktikan bahwa SMK mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Kolaborasi antara pendidikan, PLN, dan dunia industri menjadi langkah strategis dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi era elektrifikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UPT Karawang, Harry Gumilang, menyampaikan bahwa program TJSL SMART EV merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui sektor pendidikan dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
“Program TJSL SMART EV SMK Sehati Karawang tidak hanya berorientasi pada bantuan sarana, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan. Kami berharap program ini mampu melahirkan talenta-talenta muda yang siap mendukung perkembangan industri kendaraan listrik nasional,” ujar Harry.
Menurut Harry, penguatan kompetensi kendaraan listrik sejak di bangku sekolah menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi transformasi industri berbasis energi bersih dan percepatan elektrifikasi nasional.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kompetensi generasi muda. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan inovasi teknologi ramah lingkungan,” tambahnya.
Melalui program TJSL SMART EV SMK Sehati Karawang, PLN berharap kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan sektor ketenagalistrikan dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan energi Indonesia.***











