CIREBON – Universitas Swadaya Gunung Jati kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister Periode ke-77 yang digelar di Auditorium UGJ Kampus 1, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Sabtu (23/5/2026).
Sebanyak 704 wisudawan resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Para lulusan berasal dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, profesi hingga pascasarjana.
Prosesi wisuda turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Dudung Abdurachman, Ketua YPSGJ Mukarto Siswoyo, Rektor UGJ Achmad Faqih, jajaran civitas akademika, keluarga wisudawan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam wisuda periode ke-77 ini, Fakultas Kedokteran menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 181 wisudawan. Disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 132 lulusan, Sekolah Pascasarjana 113 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 88 lulusan, Fakultas Teknik 81 lulusan, Fakultas Pertanian 48 lulusan, Fakultas Pendidikan dan Sains 35 lulusan, serta Fakultas Hukum 26 lulusan.
Rektor UGJ, Prof. Achmad Faqih, dalam pidato sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan penuh perjuangan dan ketekunan.
Menurutnya, keberhasilan para lulusan tidak hanya lahir dari kerja keras pribadi, tetapi juga dukungan besar dari orang tua dan keluarga yang senantiasa mendampingi proses pendidikan hingga tuntas.
“Wisuda ini merupakan hasil perjuangan panjang, kerja keras, dan dedikasi para mahasiswa dalam menyelesaikan studi. Di balik keberhasilan ini terdapat doa dan pengorbanan luar biasa dari orang tua,” ujar Achmad Faqih.
Ia menegaskan, gelar akademik yang diraih para wisudawan bukan menjadi titik akhir perjalanan, melainkan awal untuk membuktikan kapasitas diri di tengah masyarakat dan dunia profesional.
Menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, lulusan UGJ diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan pekerjaan atau job creator.
“Lulusan UGJ harus menjadi generasi yang inovatif, mandiri, kreatif, dan mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Kami berharap alumni UGJ dapat membuka peluang kerja baru serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” tegasnya.
Momentum wisuda periode ke-77 ini juga menjadi refleksi bagi UGJ untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Ciayumajakuning yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Melalui penguatan kurikulum adaptif, peningkatan fasilitas pendidikan, serta dukungan tenaga pengajar yang kompeten, UGJ terus berupaya mencetak lulusan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di wilayah Pantura Jawa Barat, UGJ Cirebon terus memperluas peran strategisnya dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan SDM Indonesia yang unggul di era globalisasi.***











