Scroll untuk baca artikel
Dialog Pemilu

BPBD Monitoring TPS Rawan Banjir di Kota Cirebon

192
×

BPBD Monitoring TPS Rawan Banjir di Kota Cirebon

Sebarkan artikel ini
Perakitan surat suara di gudang logistik KPU Kota Cirebon, Senin (25/12/2023). Foto: Dialog/Sakti

CIREBON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon melakukan monitoring ke sejumlah TPS yang rawan banjir di daerahnya.

“Kita sudah melakukan monitoring kepada beberapa titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan bencana bersama dengan KPU dan Bawaslu,” kata Kepala BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, Rabu (17/1/2024).

Dirinya melanjutkan, dari hasil monitoring tersebut, sebanyak 159 TPS yang didaftarkan rawan bencana di Kota Cirebon.

“159 TPS tersebut tersebar pada 5 kecamatan di Kota Cirebon,” lanjutnya.

Kendati demikian, Andi mengungkapkan, BPBD selalu siap untuk membantu dalam menghadapi bencana.

“Intinya kita selalu siap saat dibutuhkan untuk menghadapi bencana,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu, Nurul Fajri mengatakan, sejumlah TPS yang rawan banjir tersebut disarankan untuk digeser pada tempat yang aman.

“Kita tidak menginginkan pada hari pemungutan suara terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk dengan faktor cuaca yang menyebabkan banjir,” tuturnya.

Fajri mengungkapkan, beberapa TPS yang rawan banjir di antaranya wilayah Kecamatan Harjamukti.

“Hampir di seluruh kecamatan memiliki TPS yang rawan banjir, tapi kita sudah cermati semua akan hal tersebut, termasuk koordinasi dengan BPBD Kota Cirebon,” ungkapnya.*(Sakti)

TiketFest